MUKTAMAR KE-35 Nahdlatul Ulama digelar 27-30 Agustus 2026…
Opini
Menjaga Rumah Besar NU dari Jamahan Politik Praktis
SETIAP kali musim suksesi PBNU tiba, ada pola…
Antara Muhammadiyah dan NU: Beda Gaya Muktamar
DALAM konteks kenegaraan, NU dan Muhammadiyah, kata KH….
Kado Pernikahan Ahmad Daifi Al-farrozi: Menyemai Cinta, Menegakkan Amanah, dan Menapaki Jalan Kenabian
UNGKAPAN syukur atas dipertemukannya dua perjalanan hidup sekaligus…
Fondasi yang Retak: Ketika Kurikulum Canggih Berdiri di Atas Sekolah yang Ambruk
DI PANGGUNG-panggung seminar pendidikan, kita akrab dengan jargon…
Menyoal Kemunduran HMI Cabang Pamekasan: Konstitusi Dikangkangi, Khittah Perjuangan Mati Suri
HIMPUNAN Mahasiswa Islam (HMI) secara historis dikenal sebagai…
Kesejahteraan Masyarakat yang Terpasung
CATATAN kecil ini sengaja saya paksakan hadir di…
81 Tahun Merdeka: Jangan-Jangan Kita Hanya Mengganti Bentuk Penjajahan
Sebab 81 tahun Indonesia merdeka seharusnya tidak hanya membuat kita bangga menjadi pewaris kemerdekaan.
Merdeka di Tiang Bendera
Dan merdeka adalah ketika masyarakat memiliki keberanian untuk menentukan arah pembangunan daerahnya sendiri secara demokratis dan konstitusional.
Madura tidak membutuhkan romantisme kosong tentang perjuangan. Madura membutuhkan kesadaran baru.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
