BeritaDaerah

Satukan Gerakan, OKP se-Sumenep Deklarasikan Trimatra Pemuda 2026

1008
×

Satukan Gerakan, OKP se-Sumenep Deklarasikan Trimatra Pemuda 2026

Sebarkan artikel ini
Pembacaan deklarasi Trimatra Pemuda Sumenep 2026 oleh perwakilan OKP di Lapangan Kesenian Sumenep. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Sumenep mendeklarasikan Trimatra Pemuda Sumenep 2026 di Lapangan Kesenian Sumenep, Rabu (28/10/2026).

Deklarasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menjadi momentum untuk menyatukan gerakan kepemudaan dan memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Deklarasi ini merupakan bagian dari rangkaian Sumenep Youth Movement 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026. Sebelum puncak acara, kegiatan diisi dengan bazar murah di Kecamatan Lenteng, Batu Putih, dan Dungkek.

Bazar murah tersebut digelar melalui kolaborasi dengan KNPI, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Bulog, serta DRT. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Rangkaian Sumenep Youth Movement 2026 kemudian ditutup dengan malam puncak di Lapangan Kesenian Gotong Royong Sumenep.

Selain menandai berakhirnya kegiatan, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi antarorganisasi kepemudaan dan menyatukan komitmen memajukan Kabupaten Sumenep.

Khairul Umam mengatakan, Trimatra Pemuda Sumenep merupakan upaya mengaktualisasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda agar selaras dengan kebutuhan generasi muda dan arah pembangunan daerah.

“Trimatra Pemuda Sumenep adalah pengejawantahan dari Sumpah Pemuda agar lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan kepemudaan dan pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ujar Umam sapaan akrabnya.

Menurut dia, semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata, kolaborasi, dan keterlibatan pemuda di berbagai sektor strategis.

“Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu harus kita aktualisasikan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan keterlibatan pemuda dalam berbagai sektor strategis,” katanya.

Umam menilai, generasi muda membutuhkan ruang dan kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Peran tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, sosial, dan kebudayaan hingga kewirausahaan.

“Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi, penggerak perubahan, sekaligus mitra kolaborasi dalam memajukan Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Ia berharap, deklarasi Trimatra Pemuda Sumenep 2026 mampu memperkuat sinergi antarorganisasi kepemudaan sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Harapannya, Trimatra Pemuda Sumenep menjadi ruang bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan untuk memperkuat sinergi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Sumenep,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *