BeritaDaerah

Mubes XVIII Tetapkan Anas Toha sebagai Ketua Umum IKBAL TABAH 2026–2031

446
×

Mubes XVIII Tetapkan Anas Toha sebagai Ketua Umum IKBAL TABAH 2026–2031

Sebarkan artikel ini
Anas Toha, S.H.I. kembali terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBAL) Tarbiyatut Tholabah (TABAH). Foto/Ist.

LAMONGAN, KLIKTIMES.ID – Anas Toha, S.H.I. kembali terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBAL) Tarbiyatut Tholabah (TABAH) Pusat untuk periode 2026–2031.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Besar (Mubes) XVIII IKBAL TABAH yang berlangsung di Auditorium Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah, Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jumat (30/10/2026).

Terpilihnya Anas untuk kedua kalinya menunjukkan kepercayaan keluarga besar alumni terhadap kepemimpinannya. Ia kembali mendapat mandat untuk memimpin organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi dan soliditas alumni selama lima tahun ke depan.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum, Anas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh alumni yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya.

“Ucapan terima kasih dan rasa syukur kami sampaikan kepada seluruh alumni Tarbiyatut Tholabah atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua Umum IKBAL TABAH Pusat periode 2026–2031 untuk kedua kalinya,” ujar Anas.

Ia menegaskan, amanah tersebut harus dijalankan melalui kerja nyata, kebersamaan, dan komitmen seluruh elemen organisasi. Menurutnya, keterlibatan alumni yang tersebar di berbagai daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sekaligus mendorong pengembangan IKBAL TABAH.

Karena itu, Anas mengajak seluruh alumni untuk mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, serta bersama-sama menjunjung tinggi kehormatan dan nama baik almamater.

“Mari kita rapatkan barisan, menjaga ukhuwah sesama alumni, serta bersama-sama menjunjung tinggi harkat dan martabat almamater tercinta, Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah,” tegas alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya yang kini menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

Selain memperkuat persatuan, Anas juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antara pengurus pusat dengan koordinator daerah (Korda). Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program dan pengembangan organisasi dapat berjalan lebih optimal.

Ia secara khusus mengajak seluruh Korda, baik Korda kemahasiswaan maupun Korda kedaerahan, untuk mengambil peran aktif dalam memajukan organisasi.

“Kami mengajak seluruh Korda, baik Korda kemahasiswaan maupun Korda kedaerahan, untuk terus bersinergi dan bersemai bersama demi membawa IKBAL TABAH ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *