SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Prestasi membanggakan diraih Awan Dania Dwi Putri, siswi SMA Negeri 2 Sumenep, Jawa Timur. Ia berhasil meraih juara pertama kategori seni tunggal remaja putri dalam ajang Trunodjoyo National Championship III 2026 yang digelar di kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan perguruan pencak silat tempat Awan berlatih. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus mengasah kemampuan dan bersaing dalam kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih juara pertama. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujar Awan sapaan akrabnya kepada Kliktimes, Minggu (25/10/2026).
Awan berharap prestasi yang diraihnya tidak menjadi akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi. Ia juga bertekad terus mengharumkan nama sekolah dan perguruannya melalui olahraga pencak silat.
“Saya ingin terus berkembang dan membawa nama sekolah serta perguruan menjadi lebih baik melalui prestasi pencak silat,” katanya.
Kebahagiaan atas keberhasilan tersebut juga dirasakan orang tua Awan, Hairul. Ia mengapresiasi kerja keras dan kedisiplinan putrinya hingga mampu meraih prestasi di kejuaraan tingkat nasional.
Hairul berharap capaian tersebut semakin memotivasi Awan untuk terus berkembang, tanpa melupakan sikap rendah hati dan tanggung jawabnya sebagai pelajar.
“Kami bangga atas pencapaian ini. Semoga prestasi ini membuatnya semakin semangat belajar, berlatih, dan tetap rendah hati,” ungkap Hairul.
Menurut dia, keberhasilan di bidang olahraga harus tetap diimbangi dengan pendidikan formal. Karena itu, Awan diharapkan mampu membagi waktu antara latihan, mengikuti kejuaraan, dan menjalankan kewajibannya sebagai siswi.
“Kami selalu berharap pendidikan tetap menjadi prioritas. Awan harus terus berprestasi tanpa melupakan tanggung jawabnya sebagai pelajar,” tuturnya.
Hairul juga berpesan agar putrinya tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih. Evaluasi dan latihan secara konsisten diperlukan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
“Jangan cepat puas dengan hasil yang diraih. Teruslah berlatih, hormati pelatih dan lawan, serta jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga,” tegasnya.
















