Bappeda
DKPP
RSUD
TANI
BeritaDaerah

PWI Sumenep Perkuat Kompetensi Wartawan melalui OKK 2026

13
×

PWI Sumenep Perkuat Kompetensi Wartawan melalui OKK 2026

Sebarkan artikel ini
OKK PWI: Peserta mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan ke-25 Tahun 2026 yang digelar PWI Sumenep.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan ke-25 Tahun 2026 PWI Jawa Timur di Ruang III Lantai I Universitas PGRI Wiraraja Sumenep, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang menjadi pintu masuk bagi calon anggota PWI tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat profesionalisme, kompetensi, dan integritas wartawan di tengah tantangan dunia pers yang terus berkembang.

Ketua PWI Kabupaten Sumenep, Faisal Warid, mengatakan OKK menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas anggota sekaligus memastikan setiap calon anggota memahami profesi jurnalistik secara utuh.

Menurutnya, keanggotaan PWI tidak diperoleh secara instan. Setiap calon anggota harus melalui tahapan yang telah ditetapkan organisasi, termasuk mengikuti OKK dan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“OKK bukan hanya formalitas untuk mendapatkan kartu anggota. Melalui kegiatan ini, calon anggota dibekali dan diukur sejauh mana pemahamannya terhadap profesi wartawan dan organisasi PWI,” ujar Warid.

Ia menjelaskan, OKK tidak sekadar menjadi proses administratif menuju keanggotaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan sarana standarisasi untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai jurnalistik, kode etik, regulasi pers, serta aturan organisasi yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugas kewartawanan.

Menurut Warid, profesionalisme wartawan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menulis berita, tetapi juga oleh pemahaman terhadap etika, regulasi, dan tanggung jawab profesi.

“Kami ingin anggota PWI benar-benar memahami profesinya, memahami organisasi, dan memiliki integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama organisasi. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat, wartawan dituntut tetap menjaga profesionalisme, akurasi, independensi, dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, OKK merupakan bagian penting dalam proses kaderisasi organisasi karena memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon anggota mengenai nilai-nilai dasar kewartawanan dan tanggung jawab sebagai anggota PWI.

“PWI membutuhkan wartawan yang profesional, kompeten, dan memiliki integritas. Karena itu setiap calon anggota harus mengikuti proses yang telah ditetapkan organisasi,” ujarnya saat membuka kegiatan secara resmi.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan sekaligus diuji melalui sejumlah materi penting, mulai dari Undang-Undang Pers, kemerdekaan pers, perlindungan pers, Kode Etik Jurnalistik, AD/ART PWI, PPRA, PPMS, delik pers, asas praduga tak bersalah, hingga jenjang kompetensi wartawan.

Materi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Djoko Tetuko Abdul Latif dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jawa Timur Wahyu Kuncoro.

Melalui kegiatan ini, PWI berharap lahir wartawan-wartawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memahami etika, hukum pers, serta memiliki integritas dalam menjalankan fungsi jurnalistik sebagai pilar demokrasi.

OKK Angkatan ke-25 Tahun 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PWI dalam menjaga kualitas organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *