BeritaDaerah

Kampong Pocang Temor Bersolek Sambut Kemerdekaan, Pemuda Jadi Motor Penggerak

902
×

Kampong Pocang Temor Bersolek Sambut Kemerdekaan, Pemuda Jadi Motor Penggerak

Sebarkan artikel ini
Pintu gerbang Kampong Pocang Temor dihiasi nuansa merah putih menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Foto/Kliktimes.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kampong Pocang Temor, Kabupaten Sumenep. Berkat gotong royong dan swadaya masyarakat, kawasan ini tampil semarak dengan nuansa merah putih sejak awal Agustus.

Di gerbang utama bertuliskan “Kampong Pocang Temor”, dua Bendera Merah Putih berkibar berdampingan dengan lambang Garuda. Tepat di bawahnya terbentang spanduk bertuliskan tema nasional HUT Ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan kemerdekaan di kampung tersebut.

Seluruh kegiatan digagas oleh Pemuda Pocang Temor (PPT). Seperti tahun-tahun sebelumnya, para pemuda memilih menyambut Hari Kemerdekaan melalui semangat gotong royong, swadaya, serta berbagai kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai edukasi.

“Kami ingin Agustusan benar-benar menghadirkan kebersamaan. Tema nasional kami bawa pulang ke kampung agar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar salah seorang penggerak PPT, Busaki, Senin (3/8/2026).

Sebagai langkah awal, para pemuda menghiasi akses jalan menuju kampung dengan ratusan umbul-umbul merah putih yang membentang dari gerbang utama hingga permukiman warga, melintasi wilayah Desa Cangkreng dan Desa Meddelan.

Umbul-umbul dipasang rapat agar saat tertiup angin menciptakan suasana meriah sekaligus menyambut setiap warga maupun tamu yang melintas.

Menurut Busaki, seluruh biaya dekorasi berasal dari hasil patungan warga, sementara proses pemasangannya dilakukan secara swadaya.

“Dana dari patungan warga. Tenaganya juga gotong royong. Ada yang mencari bambu, menjahit umbul-umbul, hingga memasangnya bersama-sama,” katanya.

Tak hanya jalan kampung, suasana malam juga dipercantik di kawasan taneyan lanjang, halaman panjang khas masyarakat Madura yang menjadi pusat aktivitas dan ruang berkumpul warga.

Kaum ibu turut ambil bagian dengan memasang lampu hias serta bendera merah putih. Saat malam tiba, taneyan lanjang berubah menjadi ruang kebersamaan yang dipenuhi cahaya dan semangat kemerdekaan.

“Taneyan itu jantungnya kampung. Kalau di sini ramai, berarti kampungnya juga hidup,” tutur Busaki.

Puncak peringatan HUT RI nantinya akan diisi berbagai perlombaan tradisional, seperti balap kelereng, nyunggi tampah, dan aneka permainan rakyat lainnya.

Tak sekadar lomba, panitia juga menyiapkan kuis sejarah tentang Proklamasi Kemerdekaan dan para pahlawan nasional sebagai sarana edukasi bagi anak-anak.

“Anak-anak harus tahu makna di balik perayaan kemerdekaan. Karena itu kami selipkan kuis tentang proklamasi dan perjuangan para pahlawan,” ujar warga Pocang Temor, Luqman Hakim.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan doa bersama di taneyan lanjang sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus memohon keselamatan bangsa dan keberkahan bagi seluruh warga. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Bagi masyarakat Pocang Temor, peringatan HUT Ke-81 RI tahun ini terasa lebih istimewa karena seluruh persiapan dilakukan secara mandiri oleh para pemuda bersama warga.

“Harapan kami sederhana. Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, Merah Putih tetap hidup, bukan hanya di gerbang dan jalan kampung, tetapi juga di hati seluruh warga,” tegas Luqman.

Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pun diwujudkan masyarakat Pocang Temor melalui aksi nyata, yakni membangun kebersamaan, memperkuat gotong royong, dan menjaga tradisi dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *