Bappeda
DKPP
RSUD
TANI
BeritaHiburanPendidikan

Mahasiswa TBIN UIN Madura Sulap Naskah Absurd Putu Wijaya Jadi Tontonan Pecah

468
×

Mahasiswa TBIN UIN Madura Sulap Naskah Absurd Putu Wijaya Jadi Tontonan Pecah

Sebarkan artikel ini
Penampilan mahasiswa TBIN 2023 UIN Madura dalam pementasan drama "HAH". Foto/Kliktimes.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Naskah absurd karya Putu Wijaya yang dikenal penuh teka-teki dan kritik sosial berhasil disulap menjadi tontonan menghibur oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) UIN Madura.

Penampilan mahasiswa TBIN angkatan 2023 Kelas B Kelompok 2 lewat pementasan drama “HAH” sukses mencuri perhatian ratusan penonton di Aula Gedung Baru UIN Madura, Senin (15/6/2026) malam.

ADVERTISEMENT Banner

Sejak pertunjukan dimulai, suasana aula langsung hidup. Gelak tawa dan tepuk tangan bergema hampir sepanjang pementasan berlangsung.

Drama “HAH” sendiri merupakan salah satu karya terkenal Putu Wijaya yang sarat kritik sosial dengan gaya absurd khasnya. Tantangan itulah yang justru dipilih mahasiswa semester enam tersebut untuk ditaklukkan di atas panggung.

Dialog-dialog singkat dan membingungkan yang menjadi ciri khas naskah berhasil diterjemahkan para pemain menjadi pertunjukan yang ringan, segar, sekaligus mudah dinikmati penonton.

Penjiwaan para aktor menjadi salah satu kekuatan utama pementasan. Karakter-karakter yang unik dan tidak biasa mampu dibawakan secara meyakinkan tanpa kehilangan pesan yang ingin disampaikan penulis.

Tak hanya itu, sejumlah improvisasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat lokal juga berhasil memancing tawa penonton. Suasana panggung pun terasa akrab dan komunikatif.

“Kami sengaja memilih naskah ‘HAH’ karena tantangannya besar. Mengubah sesuatu yang absurd menjadi tetap bermakna dan menghibur bukan hal mudah. Alhamdulillah, kerja keras latihan selama berminggu-minggu terbayar malam ini,” kata Ketua Panitia, Wildan Ramadhani Al Farizi, usai pementasan.

Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya aula hingga kursi bagian belakang. Beberapa kali tepuk tangan panjang terdengar saat para pemain berhasil menyelesaikan adegan-adegan penting.

Dosen pengampu mata kuliah Teater, Sahrul Romadhon, turut mengapresiasi penampilan mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan pementasan tidak lepas dari totalitas para pemain, penataan artistik yang mendukung, serta kerja sama tim yang solid.

“Tata panggung, pencahayaan, dan efek suara mampu membangun suasana dengan baik. Transisi antarscene juga berjalan lancar,” ujarnya.

Pementasan tersebut menjadi bukti bahwa karya sastra yang dianggap berat sekalipun dapat dikemas menjadi pertunjukan yang menarik dan mudah diterima publik.

Lebih dari sekadar tugas kuliah, penampilan Kelompok 2 Kelas B TBIN 2023 menunjukkan bahwa teater kampus masih memiliki ruang untuk tumbuh sebagai wadah kreativitas, literasi, dan ekspresi seni mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *