SURABAYA, KLIKTIMES.ID – Memperingati HUT ke-15 Garnita Malahayati Partai NasDem sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPW Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Jawa Timur mencanangkan program 150 Kakus Sekolah Bersih di seluruh Jawa Timur.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong budaya hidup bersih dan sehat sejak dini, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman bagi para siswa.
Gerakan tersebut diawali melalui kegiatan Restorasi Kakus Sekolah di SMA YP17 Surabaya dan SDN Sidotopo Wetan I Surabaya, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan edukasi kebersihan itu memberikan dampak langsung kepada sekitar 1.300 siswa dari kedua sekolah.
Ketua DPW Garnita Malahayati Partai NasDem Jawa Timur, Lilyana Phandeirot, ST., mengatakan program 150 Kakus Sekolah Bersih tidak sekadar berorientasi pada kegiatan membersihkan atau memperbaiki fasilitas toilet sekolah.
Menurutnya, hal yang lebih penting adalah membangun kesadaran sekaligus kebiasaan hidup bersih di kalangan siswa agar kebersihan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.
“Kami mencanangkan 150 kakus sekolah bersih di seluruh Jawa Timur. Hari ini kami memulai langkah tersebut di dua sekolah, yaitu SMA YP17 dan SDN Sidotopo Wetan I. Harapannya, gerakan ini terus berkembang dan memberikan manfaat kepada semakin banyak siswa di Jawa Timur,” ujar Lilyana.
Ia menegaskan, program tersebut bukan hanya menjadi agenda DPW Garnita Malahayati Partai NasDem Jawa Timur. Seluruh DPD Garnita Malahayati Partai NasDem se-Jawa Timur juga turut bergerak melaksanakan Restorasi Kakus Sekolah di wilayah masing-masing.
“Ini adalah gerakan bersama. Seluruh DPD Garnita di Jawa Timur kami ajak untuk bergerak melakukan restorasi kakus sekolah di daerah masing-masing. Dengan semangat bersama, kami ingin memastikan gerakan 150 kakus sekolah bersih ini benar-benar menjangkau berbagai wilayah di Jawa Timur,” katanya.
Lilyana menjelaskan, toilet sekolah merupakan fasilitas penting yang digunakan setiap hari oleh siswa maupun seluruh warga sekolah. Karena itu, keberadaan toilet yang bersih dan sehat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan sehat.
Dalam kegiatan tersebut, Garnita Malahayati Jawa Timur bersama pihak sekolah melakukan pembersihan dan penataan fasilitas kakus. Para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan toilet, menggunakan fasilitas dengan baik, serta membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Anak-anak adalah bagian penting dari gerakan ini. Kami ingin mereka tidak hanya menikmati toilet yang bersih, tetapi juga ikut bertanggung jawab untuk menjaganya. Karena kebersihan harus dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari,” ujar Lilyana.
Selain restorasi dan edukasi, DPW Garnita Malahayati Partai NasDem Jawa Timur juga memberikan apresiasi kepada siswa melalui penobatan tiga Duta Kebersihan.
Tiga siswa yang dinobatkan terdiri dari dua siswa SMA YP17 Surabaya dan satu siswi SDN Sidotopo Wetan I Surabaya. Penobatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa sekaligus mendorong mereka menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Program 150 Kakus Sekolah Bersih diharapkan berkembang menjadi gerakan sosial berkelanjutan dengan melibatkan DPW Garnita Malahayati Partai NasDem Jawa Timur, seluruh DPD Garnita Malahayati Partai NasDem se-Jawa Timur, sekolah, guru, siswa, serta masyarakat.
Kepala SDN Sidotopo Wetan I Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Endah Wijiastuti, S.Pd., SD, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap program restorasi dan edukasi kebersihan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak berhenti pada kegiatan perdana.
Dengan dimulainya restorasi di SMA YP17 dan SDN Sidotopo Wetan I, Garnita Malahayati Partai NasDem Jawa Timur menegaskan komitmennya menghadirkan kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Dari dua sekolah tersebut, Garnita Malahayati Partai NasDem Jawa Timur memulai langkah menuju target 150 kakus sekolah bersih di seluruh Jawa Timur.
“Kakus Bersih, Sekolah Sehat, Anak Hebat.”
















