BeritaDaerah

Anggota Arisan di Sumenep Klaim Nama Baiknya Dicemarkan, Admin Bakal Dilaporkan

200
×

Anggota Arisan di Sumenep Klaim Nama Baiknya Dicemarkan, Admin Bakal Dilaporkan

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Seorang perempuan berinisial T di Kabupaten Sumenep mengaku menjadi korban dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan admin arisan berinisial Y.

T mengklaim dirinya beberapa kali menjadi sasaran unggahan di status WhatsApp Y. Menurut T, unggahan tersebut menyudutkan dan merugikan nama baiknya hingga membuat dirinya merasa dipermalukan.

T mengatakan selama ini memilih diam meski persoalan tersebut disebutnya terjadi berulang kali. Ia juga membantah pernah menunggak pembayaran arisan dan mengaku selalu memenuhi kewajibannya sesuai jadwal.

“Saya selama ini diam, bahkan sampai menangis. Saya ingin tahu maksud Y melakukan itu kepada saya apa? Saya tidak punya utang. Hanya arisan setiap minggu dan bulanan, itu pun saya selalu bayar,” ujar T.

Menurut T, persoalan bermula ketika nomor telepon miliknya tidak aktif karena terblokir. Kondisi tersebut, kata dia, kemudian diikuti sejumlah unggahan status WhatsApp yang dianggap menyudutkan dirinya.

T mempertanyakan tindakan tersebut. Ia menilai persoalan seharusnya dapat diklarifikasi terlebih dahulu dengan menghubungi teman atau orang terdekatnya.

“Nomor HP saya memang tidak aktif karena terblokir. Kenapa tidak tanya ke teman-teman terdekat saya? Malah membuat story WhatsApp yang membuat nama baik saya malu. Ini sudah keterlaluan,” katanya.

T menegaskan pembayaran arisan dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disepakati. Menurutnya, peserta belum memiliki kewajiban membayar sebelum memasuki waktu pembayaran.

“Arisan itu kan ada waktunya. Kalau belum waktunya bayar, ya tidak dibayar. Kalau sudah waktunya bayar, saya bayar,” tegasnya.

Ia mengaku persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun, selama ini T memilih tidak memperpanjang masalah dan berupaya menyelesaikannya secara baik-baik.

“Bukan hanya satu atau dua kali saya diperlakukan seperti ini. Saya selalu diam. Tapi yang hari ini menurut saya sudah kelewat batas dan sangat merugikan saya,” ungkapnya.

T juga menyebut Y selain menjadi admin arisan juga menjalankan aktivitas pinjaman dana berbunga. Namun, T menegaskan dirinya tidak mempersoalkan aktivitas tersebut dan hanya keberatan terhadap tindakan yang menurutnya merugikan nama baiknya.

“Kalau saya punya arisan dengan admin lain, tidak seperti ini. Hanya dia yang menurut saya terlalu berisik dan selalu membuat saya seolah-olah punya masalah,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, T menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terkait dugaan pencemaran nama baik. Ia mengaku telah menyimpan sejumlah bukti, termasuk tangkapan layar dan unggahan status WhatsApp yang menurutnya berkaitan dengan persoalan tersebut.

“Saya tidak pernah kabur. Saya selalu membayar setiap arisan sesuai waktunya. Karena ini sudah keterlaluan, saya akan proses secara hukum terkait dugaan pencemaran nama baik,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kliktimes masih berupaya mengonfirmasi Y terkait tudingan yang disampaikan T. Konfirmasi dari Y akan dimuat setelah diperoleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *