Bappeda
DKPP
RSUD
TANI
BeritaDaerahPendidikan

Empat Tahun Tanamkan Semangat Kebangsaan, IWO Sumenep Catat Lonjakan Peserta Lomba

19
×

Empat Tahun Tanamkan Semangat Kebangsaan, IWO Sumenep Catat Lonjakan Peserta Lomba

Sebarkan artikel ini
Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R (kanan), menyerahkan penghargaan kepada Juara I Lomba Baca Puisi Bung Karno 2026 di Pendopo Keraton Sumenep. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Konsistensi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep dalam menggelar kegiatan literasi kebangsaan selama empat tahun terakhir berbuah positif.

Hal itu terlihat dari meningkatnya antusiasme peserta pada Lomba Baca Puisi dan Lomba Pidato Bung Karno 2026 yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT Banner

Pada hari pertama pelaksanaan, lomba baca puisi karya Bung Karno diikuti 113 peserta dari berbagai daerah di Madura. Jumlah tersebut melampaui target panitia yang semula hanya menargetkan 100 peserta.

Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat literasi dan kebangsaan masih mendapat tempat di kalangan generasi muda.

“Alhamdulillah peserta tahun ini melampaui target. Ini menunjukkan semangat literasi, keberanian berekspresi, dan ketertarikan terhadap nilai-nilai perjuangan Bung Karno masih sangat kuat di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Menurut Imam, kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno itu tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami nilai-nilai kebangsaan.

“Ini bukan hanya lomba. Kami ingin menghadirkan ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar berpikir kritis, berani menyampaikan gagasan, dan memahami nilai-nilai perjuangan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, selama empat tahun terakhir IWO Sumenep berupaya menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat karakter generasi muda melalui literasi, nasionalisme, dan semangat persatuan.

“Dari Madura kami ingin lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki keberanian menyampaikan gagasan, cinta tanah air, dan menjunjung tinggi persatuan,” tambahnya.

Lomba yang memperebutkan Piala Bupati Sumenep itu juga menyediakan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan jutaan rupiah bagi para pemenang.

Sementara itu, Bupati Sumenep yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, mengapresiasi konsistensi IWO Sumenep dalam menyelenggarakan kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan.

Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menunjukkan bahwa kegiatan tersebut semakin diterima dan diminati masyarakat.

“Jumlah peserta tahun ini mencapai sekitar 130 orang untuk seluruh kategori. Ini menunjukkan kegiatan ini semakin diminati dan mendapat tempat di tengah masyarakat,” kata Faruk.

Ia menilai lomba puisi dan pidato Bung Karno bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa kepada generasi muda.

Faruk juga mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan Bahasa Madura sebagai bagian dari identitas budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura.

“Bahasa Madura harus terus kita banggakan dan lestarikan. Ini merupakan bagian dari kekayaan budaya yang menjadi identitas masyarakat Madura,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjangkau peserta yang lebih luas, bahkan hingga tingkat Jawa Timur.

Sebagai informasi, lomba pidato gaya Bung Karno akan digelar pada Rabu (10/6/2026). Peserta berasal dari unsur puskesmas, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta kategori umum se-Madura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *