BeritaDaerahPendidikan

Dua Mahasiswa UNIBA Madura Tembus Konferensi Internasional INELTAL 2026

887
×

Dua Mahasiswa UNIBA Madura Tembus Konferensi Internasional INELTAL 2026

Sebarkan artikel ini
Dekan FBA UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, M.Pd, diapit oleh mahasiswa berprestasi internasional Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi. (Foto: Ist).

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Dua mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (BKI) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional.

Karya ilmiah hasil tugas perkuliahan yang ditulis Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi, mahasiswa angkatan 2024, dinyatakan lolos untuk dipresentasikan dalam The 9th International English Language Teachers and Lecturers (INELTAL) Conference 2026.

Konferensi bergengsi yang diselenggarakan Departemen Sastra Inggris Universitas Negeri Malang (UM) tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–19 September 2026.

Penelitian yang diusung keduanya berjudul “Note-Taking: The Paper Protection Method as a Dynamic Scaffolding Tool in EFL Speaking Development”. Riset tersebut mengkaji Paper Protection Method (PPM) sebagai strategi pencatatan untuk meningkatkan kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, pengembangan gagasan, hingga membentuk kemandirian berbicara (speaking autonomy) mahasiswa.

Penelitian tersebut menggunakan pendekatan explanatory sequential mixed methods, yakni menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif secara berurutan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terhadap objek penelitian.

Capaian akademik tersebut berawal dari tugas mata kuliah Writing in English yang diampu langsung oleh Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, M.Pd.

Melalui proses pendampingan secara intensif, tugas perkuliahan tersebut kemudian dikembangkan menjadi artikel ilmiah hingga memenuhi standar untuk dipresentasikan dalam forum akademik internasional.

Lailiy Kurnia Ilahi mengatakan, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di ruang kelas dapat menghasilkan karya akademik yang berkelanjutan.

“Mahasiswa tidak hanya belajar menulis artikel, tetapi juga menjalani seluruh proses ilmiah, mulai dari menemukan masalah, mengumpulkan dan menganalisis data, hingga mengomunikasikannya kepada masyarakat akademik,” ujar Lailiy.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa tugas perkuliahan tidak semestinya berhenti setelah mendapatkan nilai. Dengan pendampingan yang tepat, karya yang lahir dari ruang kelas dapat dikembangkan sehingga memiliki dampak dan nilai akademik yang lebih luas.

Tidak berhenti pada forum konferensi internasional, artikel ilmiah karya Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi juga diproyeksikan untuk dikembangkan menuju publikasi pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 2.

Artikel tersebut direncanakan diajukan ke LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra yang diterbitkan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen FBA UNIBA Madura dalam membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, meningkatkan keberanian melakukan riset, serta membangun budaya publikasi ilmiah sejak dini.

Prestasi Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi menjadi salah satu bukti bahwa karya yang berawal dari tugas perkuliahan dapat berkembang menjadi kontribusi akademik yang mampu menembus forum ilmiah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *