BeritaDaerahPendidikan

UNIBA Madura Dorong Pemanfaatan AI untuk Perkuat Bisnis dan Ekonomi Lokal

899
×

UNIBA Madura Dorong Pemanfaatan AI untuk Perkuat Bisnis dan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
Guru Besar Universitas Brawijaya (UB) Prof. Qomariyatus Sholihah saat menyampaikan materi kuliah tamu tentang pemanfaatan AI di UNIBA Madura. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menggelar kuliah tamu atau studium generale bertajuk “Transformasi Industri dan Bisnis di Era Artificial Intelligence: Membangun Daya Saing dan Resiliensi Ekonomi Lokal.”

Kegiatan akademik tersebut menghadirkan Guru Besar Universitas Brawijaya (UB), Prof. Dr. Ir. Qomariyatus Sholihah, Amd.Hyp, ST, M.Kes, IPU, ASEAN.Eng, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Prof. Qomariyatus menekankan pentingnya integrasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam perkembangan bisnis dan industri modern.

Menurutnya, AI saat ini bukan lagi sekadar tren teknologi. Pemanfaatannya telah menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat ketahanan sektor bisnis dan industri lokal dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Pemanfaatan AI bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk memperkuat daya saing serta memicu resiliensi sektor bisnis dan industri lokal agar mampu bertahan di tengah tantangan global,” ujar Prof. Qomariyatus.

Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menyambut positif terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada Prof. Qomariyatus yang telah berbagi pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan teknologi AI kepada sivitas akademika UNIBA Madura.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Prof. Qomariyatus Sholihah atas kesediaan beliau berbagi ilmu dan wawasan yang sangat krusial bagi sivitas akademika kami,” kata Prof. Rachmad Hidayat.

Menurutnya, perkembangan AI perlu direspons secara positif oleh mahasiswa dan kalangan akademisi. Bukan hanya dengan memahami teknologi tersebut secara teoritis, tetapi juga dengan mengembangkan kemampuan untuk memanfaatkannya dalam berbagai sektor.

Prof. Rachmad berharap peserta studium generale dapat menerapkan wawasan yang diperoleh untuk mendorong inovasi bisnis dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.

“Harapan kami, para mahasiswa dan akademisi yang hadir tidak hanya paham secara teoritis, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendorong inovasi bisnis dan memperkuat perekonomian daerah ke depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *