BeritaDaerah

Tak Sekadar Pembinaan, BIP Gelontorkan Rp 2 Miliar dan Bangun Peternakan Terpadu di Lapas Pamekasan

3536
×

Tak Sekadar Pembinaan, BIP Gelontorkan Rp 2 Miliar dan Bangun Peternakan Terpadu di Lapas Pamekasan

Sebarkan artikel ini
CEO Bani Grup Ali Zainal Abidin saat menandatangani MoU kerja sama program pembinaan dan peternakan terpadu bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Pamekasan. Foto/Kliktimes.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Bani Insan Peduli (BIP) tak hanya datang membawa bantuan. Organisasi sosial yang dipimpin CEO Bani Grup, Ali Zainal Abidin, itu juga menyiapkan program pemberdayaan jangka panjang bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Pamekasan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penyaluran bantuan senilai Rp 2 miliar sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama program pembinaan bersama pihak lapas, Sabtu (20/6/2026).

Tak berhenti pada bantuan dana, BIP juga menggagas pengembangan peternakan terpadu di lingkungan lapas. Program tersebut diawali dengan pembangunan peternakan ayam petelur berkapasitas hingga 10 ribu ekor yang nantinya akan dikembangkan dengan peternakan sapi serta pelatihan kewirausahaan bagi warga binaan.

Ali Zainal Abidin mengatakan, program itu lahir dari keinginan menghadirkan harapan baru bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan bekal hidup saat kembali ke tengah masyarakat.

“Ini bentuk kehadiran BIP bersama pemerintah daerah untuk memberikan harapan baru kepada warga binaan. Kami ingin pembinaan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberi bekal keterampilan dan peluang hidup yang lebih baik,” ujar Ali.

Menurutnya, banyak mantan narapidana yang masih harus menghadapi stigma negatif setelah menyelesaikan masa hukuman. Kondisi itu membuat mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan maupun kesempatan untuk memulai hidup baru.

Karena itu, kata Ali, BIP memilih menghadirkan program yang berorientasi pada kemandirian ekonomi agar warga binaan memiliki keterampilan yang bisa langsung dimanfaatkan setelah bebas.

“Sering kali mereka dianggap sebelah mata dan sulit mendapatkan kesempatan kedua. Karena itu kami hadir untuk memberikan keterampilan dan kepercayaan diri agar mereka bisa bangkit dan mandiri setelah kembali ke masyarakat,” katanya.

Selain mendukung kemandirian ekonomi, program peternakan terpadu tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, BIP juga menyalurkan ribuan mushaf Al-Qur’an serta santunan kepada warga binaan sebagai bagian dari pembinaan spiritual.

Ali berharap masa pembinaan di dalam lapas menjadi momentum perubahan bagi seluruh warga binaan untuk menata kembali masa depan mereka.

“La Tahzan Illa Ma’ana, jangan bersedih, Allah bersama kita. Jangan tenggelam dalam masa lalu, jadikan masa pembinaan ini sebagai awal kebangkitan hidup,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyambut baik langkah yang dilakukan BIP. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga memperkuat mental warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

“Kami ingin mereka kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan mental yang kuat. Pemerintah daerah tentu mendukung program-program yang memberi kesempatan kedua bagi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kholilurrahman.

Ia menambahkan, Pemkab Pamekasan siap memberikan dukungan dan rekomendasi positif kepada warga binaan yang telah mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan selama menjalani masa pidana.

Kolaborasi antara BIP, Lapas Kelas IIA Pamekasan, dan Pemkab Pamekasan ini diharapkan menjadi model pembinaan yang tidak hanya berfokus pada masa hukuman, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *