PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aspirasi Rakyat Madura (FARA) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pamekasan pada Senin, 8 Juni 2026.
Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB itu diperkirakan akan diikuti sekitar 50 peserta. Demonstrasi tersebut digelar sebagai upaya mendorong transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan keuangan daerah.
Koordinator aksi FARA, Royhan Iqbal, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat.
“Kami ingin memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan terbuka kepada publik. Karena anggaran yang digunakan berasal dari masyarakat, maka masyarakat juga berhak mengawasi,” ujar Royhan, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, massa aksi akan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan penyimpangan proyek yang disebut terjadi di lingkungan BPKPD Kabupaten Pamekasan.
Selain itu, FARA juga mendorong adanya klarifikasi terbuka dari pihak-pihak terkait guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
“Kami datang bukan untuk menghakimi siapa pun. Kami hanya ingin mendorong adanya keterbukaan informasi dan kejelasan terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik,” katanya.
Royhan menambahkan, pengawasan masyarakat merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
Karena itu, FARA mengajak masyarakat untuk ikut mengawal penggunaan anggaran daerah agar benar-benar berpihak pada kepentingan publik serta sesuai dengan prinsip good governance.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Dengan pengawasan yang kuat, kita berharap tata kelola pemerintahan semakin baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
















