BeritaDaerah

JSI Gandeng DLH dan PKDI Gelar Aksi Bersih-Bersih, Tekan Persoalan Sampah di Sumenep

73
×

JSI Gandeng DLH dan PKDI Gelar Aksi Bersih-Bersih, Tekan Persoalan Sampah di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Aksi bersih-bersih JSI bersama DLH dan PKDI diJl Arya Wiraraja, Gedungan, Sumenep, tepat di sisi barat terminal. Foto/Klik Times.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Jurnalis Sumenep Independen (JSI) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan PKDI Sumenep menggelar aksi bersih-bersih di sejumlah titik rawan sampah, Jumat (28/11/2025). Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan adalah kawasan Jl Arya Wiraraja, Gedungan, Sumenep, tepat di sisi barat terminal.

Gerakan tersebut menjadi langkah awal komunitas jurnalis untuk terlibat lebih aktif dalam isu-isu lingkungan. Pengurus JSI, David Jauzi, menyebut aksi ini merupakan panggilan moral sekaligus ikhtiar membangun kesadaran publik mengenai pentingnya kebersihan kota.

“Ini langkah awal memberikan warna baru bagi gerakan jurnalis di Sumenep,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jurnalis netsatu.com itu mengibaratkan persoalan sampah sebagai penyakit kronis yang dapat menimbulkan dampak panjang bila tidak ditangani secara serius. Karena itu, kegiatan bersih-bersih dinilai menjadi bagian penting kampanye mengurangi pencemaran dan meningkatkan kepedulian masyarakat.

“Tugas jurnalis bukan hanya berkutat pada teks. Jurnalis juga harus berdampak pada aspirasi publik, termasuk dalam isu lingkungan. Semesta adalah tempat kita berpijak. Menjaga kemanusiaan dimulai dari menjaga lingkungan,” katanya menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, JSI bersama DLH dan PKDI turut mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah.

“Kami meminta warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama,” ujar David.

Sementara itu, Staf Pengawas Pasukan Kuning DLH Sumenep, Kamil Amrullah, mengapresiasi langkah para jurnalis yang turun langsung di lapangan. Ia menilai kolaborasi seperti ini merupakan yang pertama kali dilakukan bersama komunitas jurnalis di Sumenep.

“Kehadiran kawan-kawan jurnalis sangat membantu. Petugas kami bekerja setiap hari, tetapi tanpa kesadaran masyarakat, persoalan sampah tidak akan selesai. Kami berharap gerakan ini menjadi contoh dan terus berlanjut,” ungkapnya.

Kamil menambahkan, DLH siap mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.

“Kami terbuka bekerja sama dengan siapa pun. Menjaga Sumenep tetap bersih membutuhkan peran semua pihak,” katanya.

Aksi bersih-bersih tersebut ditutup dengan makan bersama dan diskusi singkat terkait rencana kolaborasi lingkungan berikutnya. Gerakan ini diharapkan menjadi pemantik bagi meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *