BeritaDaerah

KI Sumenep Perluas Edukasi Keterbukaan Informasi ke Perguruan Tinggi

11
×

KI Sumenep Perluas Edukasi Keterbukaan Informasi ke Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini
Komisioner KI Sumenep bersama jajaran Rektorat Universitas PGRI Sumenep saat membahas kerja sama penguatan edukasi keterbukaan informasi publik di lingkungan perguruan tinggi. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus memperluas upaya implementasi keterbukaan informasi publik dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Madura. Langkah ini disebut sebagai strategi memperkuat budaya transparansi sejak lingkungan akademik.

Terbaru, KI Sumenep menjalin kerja sama dengan Universitas PGRI Sumenep. Kolaborasi ini melanjutkan pola kemitraan sebelumnya yang telah dilakukan bersama Universitas Annuqayah (UA) dan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura.

Rombongan komisioner KI Sumenep yang terdiri dari Moh Rifai, Ahmad Ainol Horri, dan Hasdani Roi diterima langsung oleh pihak rektorat Universitas PGRI Sumenep pada Kamis (16/4/2026).

Ketua KI Sumenep, Moh Rifai, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai keterbukaan informasi kepada generasi muda.

“Lingkungan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai keterbukaan informasi kepada generasi muda,” ujar Rifai, merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Namun demikian, di balik perluasan kerja sama ini, tantangan implementasi keterbukaan informasi masih menjadi perhatian. Literasi publik yang belum merata serta keterbatasan akses informasi di sejumlah sektor dinilai masih menjadi hambatan dalam mewujudkan transparansi yang optimal.

Rifai menambahkan, kerja sama dengan kampus tidak boleh berhenti pada tataran formalitas, melainkan harus menyentuh pemahaman mahasiswa terkait hak atas informasi publik.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif perguruan tinggi, tidak hanya sebagai mitra simbolik, tetapi juga sebagai bagian dari pelaksanaan edukasi publik secara langsung.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Sumenep, Asmoni, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai sinergi antara lembaga publik dan kampus penting untuk memperkuat ekosistem keterbukaan informasi.

“Pengalaman saya sebagai komisioner KI Sumenep periode pertama menjadi modal penting untuk memastikan program ini tidak berhenti di atas kertas,” kata Asmoni.

Sejumlah agenda telah disiapkan, antara lain sosialisasi keterbukaan informasi publik, kuliah kilat, hingga pelibatan mahasiswa dalam kegiatan edukasi publik.

Program tersebut diharapkan mampu membangun budaya transparansi yang lebih kuat di lingkungan akademik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *