BeritaDaerah

Ratusan Alumni Hadiri Temu Alumni Akbar ke-5 Ponpes Al-Mardliyyah, Ini Pesan KH Syaiful Bahri

935
×

Ratusan Alumni Hadiri Temu Alumni Akbar ke-5 Ponpes Al-Mardliyyah, Ini Pesan KH Syaiful Bahri

Sebarkan artikel ini
Ratusan alumni dan simpatisan menghadiri Temu Alumni Akbar ke-5 Ponpes Al-Mardliyyah di Desa Tlontoraja, Pamekasan. Foto/Di.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Pengurus Pusat Pondok Pesantren Al-Mardliyyah Tagangser Laok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Temu Alumni Akbar ke-5, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Bungkar, Desa Tlontoraja, tersebut digelar sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dengan para masyaikh sekaligus menguatkan hubungan antarsesama alumni lintas generasi. Acara itu dihadiri ratusan alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Al-Mardliyyah.

Meski dikemas secara sederhana, rangkaian kegiatan berlangsung khidmat. Acara diawali dengan tawasulan yang dipimpin Kiai Abdul Halim, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil bersama, serta pembacaan sholawat dan qiyam.

Temu Alumni Akbar tersebut menjadi agenda tahunan yang telah memasuki tahun kelima. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi para alumni dari berbagai generasi untuk kembali menjalin komunikasi, mengenang masa-masa selama menimba ilmu di pesantren, sekaligus mempererat hubungan dengan para guru dan masyaikh.

Perwakilan Yayasan Pondok Pesantren Al-Mardliyyah, KH Syaiful Bahri, dalam sambutannya mengawali penyampaian pesan dengan melantunkan syair “Haitsuma tastaqim yuqaddir lakallahu, najahan bighabiril azmani”.

Ia kemudian menyampaikan pesan dari pendiri Pondok Pesantren Al-Mardliyyah, almarhum KH Mardliyyan, yang pernah disampaikan kepada salah seorang santrinya.

“Cong, senga’ been paghi’ manabi terro salametta, ja’ aburi’ concong,” pesan tersebut.

Jika diterjemahkan secara bebas, pesan itu bermakna bahwa seseorang harus senantiasa memiliki kesungguhan dan tidak bermalas-malasan apabila ingin memperoleh keselamatan dan keberhasilan dalam kehidupan.

KH Syaiful Bahri juga menekankan pentingnya istiqamah dalam menjalankan berbagai bentuk kebaikan, terutama dalam menunaikan kewajiban yang telah diperintahkan Allah SWT, salah satunya menjaga salat.

Ia kemudian menyampaikan kisah penuh hikmah tentang Sulthonul Aulia Syekh Abdul Qadir Jailani. Dalam kisah tersebut, Syekh Abdul Qadir Jailani disebut pernah ditanya mengenai karomah yang dimilikinya.

Namun, alih-alih menunjukkan sesuatu yang luar biasa, beliau justru bertanya kepada para santrinya apakah mereka pernah melihat dirinya melaksanakan salat. Para santri menjawab bahwa mereka melihatnya.

Pertanyaan serupa kemudian diajukan mengenai berbagai bentuk ibadah lainnya. Para santri kembali menjawab dengan hal yang sama.

Dari kisah tersebut, KH Syaiful Bahri menyampaikan bahwa istiqamah dalam menjalankan ibadah dan kebaikan merupakan salah satu bentuk karomah terbesar yang dapat dimiliki seseorang.

“Pada intinya, saya berharap kepada seluruh alumni dan simpatisan Ponpes Al-Mardliyyah, mari istiqamah dalam mengerjakan dan menebarkan kebaikan,” harapnya.

Selain itu, mewakili Majelis Keluarga Pondok Pesantren Al-Mardliyyah, KH Syaiful Bahri menyampaikan terima kasih kepada Shohibus Surur was Sa’adah Kiai Hanafi beserta keluarga dan seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri Temu Alumni Akbar tersebut.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengajak seluruh alumni dan simpatisan untuk terus saling mendoakan.

“Semoga kita tidak hanya dipertemukan dan berkumpul di dunia, tetapi juga dipertemukan kembali hingga akhirat di dalam surga Allah SWT,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa penyempurna yang dipimpin KH Sholeh Mardiyan. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai penutup Temu Alumni Akbar ke-5 Pondok Pesantren Al-Mardliyyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *