KLIKTIMES.ID – Manajemen Madura United FC memastikan kesiapan tim menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Laskar Sape Kerrab akan menjalani 34 pertandingan sepanjang musim, dengan laga perdana dijadwalkan berlangsung di kandang sendiri.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, mengatakan kepastian jadwal pertandingan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi yang panjang dan penuh tantangan.
Menurutnya, jadwal 34 pekan tersebut menjadi acuan bagi manajemen, tim pelatih, dan pemain dalam menyusun program latihan, menjaga kondisi fisik, mengatur pemulihan, hingga mempersiapkan perjalanan pertandingan tandang.
“Jadwal kompetisi sudah kami terima secara menyeluruh. Ini tentu menjadi acuan penting bagi kami untuk mempersiapkan tim, baik dari sisi teknis, fisik, recovery pemain, maupun pengaturan perjalanan selama kompetisi,” ujar Annisa Zhafarina.
Persijap Jepara Jadi Lawan Perdana
Perjalanan Madura United di Super League 2026/2027 akan dimulai dari kandang sendiri. Laskar Sape Kerrab dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada pekan pertama di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan.
Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, pukul 19.00 WIB.
Laga perdana di hadapan publik sendiri diharapkan menjadi momentum bagi Madura United untuk mengawali kompetisi dengan hasil positif sekaligus membangun kepercayaan diri pemain.
Setelah menghadapi Persijap, Madura United langsung mendapat tantangan pada pekan kedua. Tim kebanggaan masyarakat Madura itu akan bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada 12 September 2026.
Selanjutnya, Madura United kembali bermain di kandang dengan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ketiga, Jumat, 18 September 2026.
Oktober Jadi Periode Berat
Memasuki Oktober 2026, persaingan semakin ketat. Madura United dijadwalkan menghadapi sejumlah tim kuat dalam rentang waktu yang cukup berdekatan.
Pada pekan keenam, Madura United akan menjamu Persib Bandung di SGMRP, Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.
Empat hari berselang, tepatnya Senin, 26 Oktober 2026, Laskar Sape Kerrab harus bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo untuk menghadapi Persebaya Surabaya.
Belum selesai dengan pertandingan tersebut, Madura United kembali menjalani laga tandang pada pekan kedelapan dengan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB.
Rangkaian pertandingan itu menjadi salah satu fase yang akan menguji konsistensi sekaligus kedalaman skuad Madura United.
Laga Malam Mendominasi Paruh Kedua
Memasuki paruh kedua musim, kompetisi kembali bergulir setelah jeda pada Februari 2027.
Pada periode Februari hingga Maret 2027, sejumlah pertandingan Madura United dijadwalkan berlangsung pada malam hari dengan waktu kick-off sekitar pukul 20.30 WIB.
Annisa menegaskan, kondisi tersebut membutuhkan pengaturan yang matang, terutama terkait program latihan, pemulihan pemain, serta perjalanan tandang.
“Kami harus menjaga kondisi pemain agar tetap optimal. Jadwal yang padat tentu membutuhkan manajemen recovery dan perjalanan yang baik, sehingga pemain bisa tampil maksimal di setiap pertandingan,” katanya.
Persija dan Borneo Jadi Laga Kandang, Arema Tutup Musim
Madura United akan menjalani dua pertandingan kandang besar secara beruntun. Pada pekan ke-32, Laskar Sape Kerrab dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada 22 Mei 2027.
Sepekan kemudian, tepatnya 29 Mei 2027, Madura United kembali tampil di hadapan publik sendiri dengan menghadapi Borneo FC Samarinda.
Setelah menjalani 34 pekan kompetisi, perjalanan Madura United di Super League 2026/2027 akan ditutup dengan pertandingan tandang menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan.
Dengan panjangnya kompetisi serta sejumlah laga berat yang menanti, Madura United dituntut menjaga konsistensi sejak pertandingan pertama hingga laga penutup musim.
Annisa juga mengajak seluruh pendukung Madura United dan suporter Madura Bersatu untuk memberikan dukungan penuh kepada tim sepanjang kompetisi.
Menurutnya, dukungan suporter dari tribun menjadi salah satu energi penting bagi pemain dalam menghadapi setiap pertandingan.
“Dukungan suporter tentu sangat berarti bagi para pemain. Kami berharap Madura Bersatu terus memberikan energi positif dan mendukung perjuangan Madura United dari awal hingga akhir kompetisi,” pungkas Annisa.
















