BeritaDaerah

Sambut Tahun Ajaran Baru, G25 Indonesia Bantu Seragam dan Perlengkapan Sekolah Anak Kurang Mampu

556
×

Sambut Tahun Ajaran Baru, G25 Indonesia Bantu Seragam dan Perlengkapan Sekolah Anak Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Relawan G25 Indonesia berfoto bersama para penerima bantuan usai penyaluran seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu di Bangkalan. Foto/Hadi.

BANGKALAN, KLIKTIMES.ID – Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Yayasan Gerakan Dualima Indonesia (G25 Indonesia) kembali menyalurkan bantuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan.

Program tersebut bertujuan membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus memastikan anak-anak tetap dapat mengenyam pendidikan dengan perlengkapan yang layak.

Ketua G25 Indonesia, Dasuki Rahmad, mengatakan biaya kebutuhan sekolah setiap awal tahun ajaran masih menjadi persoalan bagi banyak keluarga prasejahtera.

“Bagi sebagian orang tua mungkin membeli seragam, buku, tas, dan sepatu bukan hal yang sulit. Namun bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, memenuhi kebutuhan sekolah anak bukan perkara mudah,” ujar Dasuki, Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan G25 Indonesia terhadap calon penerima manfaat, banyak orang tua terpaksa berutang atau mencicil pembelian seragam dan perlengkapan sekolah jauh sebelum tahun ajaran dimulai.

“Kadang ada orang tua yang harus berutang, bahkan membeli seragam dengan cara mencicil agar anaknya tetap bisa bersekolah dengan pakaian yang layak. Itulah realita yang kami temukan saat melakukan survei,” ungkapnya.

Berangkat dari kondisi tersebut, G25 Indonesia kembali menggelar program bantuan pendidikan yang tahun ini menyasar siswa di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Pamekasan.

Penyaluran perdana atau kloter pertama dilaksanakan di Pasar Ki Lemah Duwur, Bangkalan. Secara keseluruhan, program ini menargetkan 110 siswa mulai jenjang TK, SD, SMP hingga SMA. Jumlah penerima masih berpotensi bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.

Bantuan yang disalurkan meliputi alat tulis (ATK), tas sekolah, sepatu, seragam sekolah sesuai jenjang pendidikan, seragam merah putih hingga baju muslim.

Dasuki menjelaskan, total kebutuhan anggaran program diperkirakan mencapai Rp33 juta. Hingga penyaluran tahap pertama, donasi yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp28 juta.

“Penyaluran dilakukan secara bertahap agar seluruh penerima bisa terlayani dengan baik. Di Bangkalan dibagi menjadi lima kloter, sedangkan di Pamekasan satu kloter,” jelasnya.

Pada tahap pertama, sebanyak 30 siswa yang telah terverifikasi menerima bantuan perlengkapan sekolah.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat belajar dan tidak kehilangan kesempatan meraih pendidikan yang layak.

Salah satu penerima bantuan adalah Anwar Sadad (12), siswa SDN Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Wajahnya tampak sumringah saat menerima tas, alat tulis, sepatu, dan seragam sekolah dari G25 Indonesia.

Anwar yang kini duduk di bangku kelas VI SD merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Sejak ayahnya meninggal dunia, ia tinggal bersama ibu dan saudara-saudaranya.

Dengan penuh rasa syukur, Anwar mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya.

“Saya senang sekali mendapat bantuan dari G25 Indonesia. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu saya,” ucapnya.

Di balik keterbatasan ekonomi yang dihadapi, Anwar menyimpan cita-cita besar. Ia berharap suatu hari nanti dapat menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk mengabdi kepada bangsa sekaligus membanggakan ibunya.

Kisah Anwar menjadi potret bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. Melalui program bantuan pendidikan ini, G25 Indonesia berharap semakin banyak generasi muda yang tetap memiliki kesempatan belajar, berprestasi, dan mewujudkan cita-citanya demi masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *