MADURA, KLIKTIMES.ID – Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras di wilayah Madura menunjukkan capaian positif. Perum BULOG Kantor Cabang Madura telah merealisasikan penjualan beras SPHP sebanyak 3.689 ton, atau mencapai 102,24 persen dari target yang telah ditetapkan.
Capaian tersebut dinilai menjadi bukti tingginya dukungan berbagai pihak terhadap program SPHP, mulai dari pemerintah daerah, Satgas Pangan, TNI/Polri, pedagang pasar, mitra penyalur hingga masyarakat Madura.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Madura, yang akrab disapa Cak Abbas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program SPHP.
“Capaian 102,24 persen ini bukan semata-mata keberhasilan BULOG Madura. Ini merupakan hasil kerja bersama. Pemerintah daerah, Satgas Pangan, TNI/Polri, pedagang pasar, mitra penyalur, dan tentunya masyarakat Madura telah memberikan dukungan yang luar biasa terhadap program SPHP,” ujar Cak Abbas.
Menurutnya, tingginya realisasi penjualan menunjukkan bahwa beras SPHP benar-benar dibutuhkan dan diterima masyarakat sebagai salah satu pilihan beras medium yang terjangkau dan berkualitas.
Berkontribusi Jaga Stabilitas Harga Beras
Pelaksanaan program SPHP secara masif di seluruh wilayah Madura juga dinilai turut berkontribusi terhadap terjaganya stabilitas harga beras medium.
Saat ini, harga beras medium di sejumlah wilayah Madura rata-rata berada di bawah Rp13.000 per kilogram. Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium sebesar Rp13.500 per kilogram.
Kondisi ini menunjukkan bahwa intervensi melalui penyaluran beras SPHP turut memperkuat ketersediaan pasokan sekaligus memberikan pilihan beras dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
“SPHP bukan hanya berbicara mengenai penjualan beras. Lebih dari itu, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga. Ketika pasokan tersedia dan harga terkendali, daya beli masyarakat juga dapat lebih terjaga,” jelasnya.
Stabilnya harga pangan, khususnya beras sebagai salah satu komoditas utama konsumsi masyarakat, juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali.
Penyaluran SPHP Berlanjut hingga Akhir 2026
Meski realisasi penjualan beras SPHP di Madura telah melampaui 100 persen dari target, Perum BULOG Kantor Cabang Madura memastikan program tersebut tidak berhenti.
Penyaluran beras SPHP akan tetap dilanjutkan hingga akhir 2026 sebagai bentuk komitmen BULOG menyediakan beras medium yang terjangkau, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh wilayah Madura.
“Walaupun target sudah terlampaui, kami tidak akan berhenti. SPHP akan terus kami lanjutkan sampai akhir tahun. Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras,” tegas Cak Abbas.
Perum BULOG Kantor Cabang Madura juga memastikan stok beras yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2026.
Dengan ketersediaan stok yang terjaga dan penyaluran yang terus berjalan, BULOG berharap stabilitas pasokan serta harga beras di Madura tetap terpelihara hingga penghujung tahun.
















