SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III milik PT Sumekar kembali beroperasi melayani rute kepulauan Sumenep, Jumat (1/5/2026). Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean pada pukul 17.43 WIB, setelah menjalani perawatan sehari sebelumnya.
Meski sempat mengalami kendala teknis, operasional kapal tetap berjalan sesuai jadwal. PT Sumekar menyebut hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menjaga konektivitas masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT Sumekar, Mohammad Romli, menegaskan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan optimal.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya warga kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut,” ujar Romli, Jumat (1/5/2026).
Ia menambahkan, operasional KMP DBS III telah dijadwalkan secara berkelanjutan. Pada Sabtu (2/5/2026), kapal dijadwalkan berlayar dari Kangean menuju Kalianget. Sementara pada Minggu hingga Senin (3–4 Mei 2026), kapal tetap melayani rute yang sama dengan sistem pulang-pergi (PP).
Lebih lanjut, Romli menegaskan bahwa keberadaan KMP DBS III tidak hanya penting untuk mobilitas penumpang, tetapi juga berperan dalam distribusi logistik serta pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat kepulauan.
“Dengan kembali beroperasinya kapal ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin lancar dan distribusi barang tetap terjaga,” imbuhnya.
Namun demikian, keberlanjutan layanan ini tetap menjadi catatan. Gangguan teknis yang sempat terjadi menunjukkan perlunya evaluasi berkala, terutama terkait kesiapan armada dan manajemen perawatan agar tidak mengganggu jadwal pelayaran di masa mendatang.
Sementara itu, salah satu penumpang asal Kangean, Ahmad Gauzan Abrari, mengaku bersyukur atas kembali beroperasinya kapal tersebut. Ia menilai kehadiran KMP DBS III sangat membantu aktivitas warga kepulauan.
Meski begitu, ia berharap adanya pengembangan rute ke wilayah lain.
“Kalau bisa sekalian ditambah rute ke Kepulauan Sapeken, supaya lebih banyak masyarakat yang terbantu,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi upaya PT Sumekar yang tetap mengutamakan pelayanan meski sempat menghadapi kendala.
“Kami berharap ke depan pelayanannya semakin baik dan kapal ini terus beroperasi secara rutin, karena sangat dibutuhkan,” tutupnya.












