BeritaDaerahKesehatan

Indikator Mutu RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Semester I 2026 Alami Tren Positif

329
×

Indikator Mutu RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Semester I 2026 Alami Tren Positif

Sebarkan artikel ini
Indikator mutu pelayanan RSUD dr H Moh Anwar Sumenep menunjukkan peningkatan pada Semester I 2026. Foto/Net.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – RSUD dr H Moh Anwar Sumenep mencatat tren positif pada sejumlah indikator mutu pelayanan selama Semester I 2026. Hasil evaluasi triwulan I dan II menunjukkan peningkatan di berbagai aspek layanan, mulai dari kepatuhan tenaga kesehatan, keselamatan pasien, hingga penyelesaian pengaduan masyarakat.

Pada triwulan I (Januari–Maret 2026), penggunaan Formularium Nasional mencapai 95,28 persen. Sementara itu, pelaporan hasil laboratorium kritis tercatat sebesar 93,62 persen dan kepatuhan jam visite dokter spesialis mencapai 87,45 persen.

Rumah sakit juga membukukan capaian edukasi pasien sebesar 90,17 persen. Adapun kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan kebersihan tangan mencapai 96,34 persen, sedangkan ketepatan pelaporan hasil laboratorium berada di angka 92,58 persen. Persentase spesimen laboratorium yang ditolak tercatat hanya 1,42 persen.

Memasuki triwulan II (April–Juni 2026), sejumlah indikator kembali menunjukkan hasil positif. Kepatuhan penerapan Clinical Pathway mencapai 93,28 persen, sementara upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh di ruang rawat inap tercatat sebesar 95,14 persen.

Pada aspek pelayanan publik, tingkat penyelesaian pengaduan masyarakat mencapai 89,76 persen. Sementara itu, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) berada di angka 76,85 persen dengan rata-rata lama perawatan pasien (Average Length of Stay/ALOS) selama 5,32 hari.

Di bidang farmasi, rata-rata waktu penyediaan obat racikan tercatat 18,45 menit, sedangkan obat nonracikan 26,32 menit. Ketepatan jadwal tindakan operasi juga mencapai 92,67 persen.

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati, mengatakan indikator mutu menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit secara berkelanjutan.

“Melalui pemantauan indikator mutu rumah sakit, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan pasien, serta kepuasan masyarakat,” ujar Erliyati, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi setiap unit pelayanan untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi. Evaluasi rutin akan tetap dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *