Berita

Gagal Cairkan Dana, Anggota KryoCore Systems di Madura Pertanyakan Legalitas Platform

1028
×

Gagal Cairkan Dana, Anggota KryoCore Systems di Madura Pertanyakan Legalitas Platform

Sebarkan artikel ini

MADURA, KLIKTIMES.ID – Platform KryoCore Systems Limited (KS) yang mengklaim bergerak di bidang agensi periklanan di bawah naungan WPP Group menjadi sorotan setelah sejumlah anggotanya di Madura mengaku gagal mencairkan dana yang telah mereka investasikan.

Keluhan itu muncul setelah sistem platform disebut menerapkan aturan baru yang mewajibkan anggota membayar pajak tahunan sebelum proses pencairan dana dilakukan. Meski sejumlah anggota mengaku telah memenuhi ketentuan tersebut, dana yang dijanjikan hingga kini disebut belum juga bisa ditarik.

Akibatnya, sejumlah anggota mengaku mengalami kerugian dengan nilai yang bervariasi, bahkan mencapai puluhan juta rupiah per orang.

Khairil, salah seorang anggota asal Kabupaten Pamekasan, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Ia mengaku sempat yakin bergabung karena platform itu memiliki manajemen regional dan kantor operasional di Parenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Namun, saat proses penarikan dana mengalami kendala, ia menilai pihak manajemen tidak memberikan kepastian maupun solusi kepada para anggota.

Keluhan serupa disampaikan Ahmad. Ia mengaku telah menyetorkan dana investasi hingga puluhan juta rupiah. Saat mengajukan penarikan dana, sistem justru meminta pembayaran pajak dengan alasan mengikuti kebijakan dari pusat.

Menurutnya, meski kewajiban tersebut telah dipenuhi, dana yang dijanjikan tetap tidak dapat dicairkan.

“Kami mengikuti semua instruksi, termasuk membayar pajak agar akun tidak diblokir. Namun setelah itu, penarikan tetap tidak bisa dilakukan. Kami merasa sangat dirugikan,” ujarnya.

Penerapan kewajiban pembayaran pajak secara tiba-tiba pun memunculkan tanda tanya di kalangan anggota. Mereka mempertanyakan dasar hukum, mekanisme, serta transparansi kebijakan tersebut karena dinilai tidak disertai penjelasan yang memadai.

Di sisi lain, sikap manajemen regional KryoCore Systems di Madura juga menjadi sorotan. Hingga berita ini ditulis, Murahwi dan Jufri selaku manajer regional belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

Merasa dirugikan, ratusan anggota berencana mendatangi kantor regional KS di Jalan Tapsiun Nomor 17, Desa Parenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, untuk meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban dari pihak manajemen.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap platform yang menawarkan skema investasi atau penghasilan dengan imbal hasil tinggi. Masyarakat juga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera menelusuri legalitas serta operasional KryoCore Systems Limited guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak KryoCore Systems Limited maupun manajemen regional Madura terkait keluhan yang disampaikan para anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *