BeritaDaerah

Pemkab Sumenep All Out Dukung Sensus Ekonomi 2026

684
×

Pemkab Sumenep All Out Dukung Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan dukungan penuh (all out) terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.Foto/Kliktimes.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS).

Dukungan tersebut diberikan karena hasil sensus dinilai menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Karena itu, Pemkab Sumenep siap mengerahkan dukungan maksimal agar pelaksanaan sensus berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.

“Kami mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh jajaran BPS yang akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Fauzi saat di wawancarai Kliktimes, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, data merupakan fondasi utama dalam proses pengambilan kebijakan. Tanpa data yang valid, pemerintah akan kesulitan merumuskan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semua kebijakan pemerintah sejatinya harus berbasis data. Dari data itulah pemerintah dapat menentukan langkah yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” katanya.

Fauzi menjelaskan, data yang akurat menjadi kebutuhan mendasar ketika pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui data tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi sektor-sektor potensial yang perlu diperkuat, kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, hingga pelaku usaha yang layak mendapatkan insentif.

“Ketika pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi, tentu harus tahu sektor mana yang potensial, siapa yang perlu dibantu, dan kebijakan apa yang paling efektif. Semua itu hanya bisa dilakukan jika datanya akurat,” jelasnya.

Ia menambahkan, negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China telah lama menjadikan data sebagai pijakan utama dalam merumuskan kebijakan strategis. Dengan dukungan data yang kuat, pemerintah dapat mengambil keputusan secara lebih terukur dan tepat sasaran.

Tak hanya di sektor ekonomi, Fauzi menilai data juga berperan penting dalam mengukur capaian pembangunan manusia, termasuk bidang pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, data pendidikan dapat digunakan untuk menghitung angka harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah. Sementara data kesehatan menjadi dasar dalam mengukur angka harapan hidup masyarakat.

“Melalui data tersebut, pemerintah bisa melihat kondisi riil masyarakat. Dari situlah kebijakan disusun agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fauzi menekankan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, kebijakan pembangunan tidak bisa diterapkan secara seragam tanpa mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Daerah dengan tingkat pendidikan yang tinggi tentu membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan daerah yang tingkat pendidikannya masih rendah. Karena itu, data yang valid menjadi sangat penting dalam proses perencanaan pembangunan,” tegasnya.

Bupati Fauzi berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan memberikan informasi yang benar saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung.

Menurutnya, semakin akurat data yang dihimpun, semakin besar pula peluang pemerintah menghadirkan kebijakan yang efektif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dengan dukungan semua pihak, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *