BeritaDaerah

Dari Pelosok Desa hingga Pimpin HIMAMA UNIBA, Kisah Moh Nizar Ali Tempuh Jalan Panjang

926
×

Dari Pelosok Desa hingga Pimpin HIMAMA UNIBA, Kisah Moh Nizar Ali Tempuh Jalan Panjang

Sebarkan artikel ini
Moh. Nizar Ali. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Keterbatasan tempat asal tak menjadi penghalang bagi Moh. Nizar Ali untuk menorehkan prestasi sekaligus mengembangkan jiwa kepemimpinan. Berasal dari pelosok Desa Aengbaja Kenek, Kabupaten Sumenep, Nizar menapaki perjalanan panjang hingga akhirnya dipercaya memimpin Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura).

Perjalanan pendidikan Nizar dimulai dari MA At-Taufiqiyah. Ia mengambil jurusan IPS yang kemudian menumbuhkan ketertarikannya terhadap dunia ekonomi dan manajemen. Ketertarikan itu pula yang mengantarkannya memilih Program Studi Manajemen di UNIBA Madura.

Namun, semangat untuk mandiri dan aktif sejatinya telah tumbuh sejak Nizar masih duduk di bangku madrasah ibtidaiyah (MI). Saat kelas 6, ia mulai bekerja di pengepul cabai HS Cabe sekaligus menjadi pelayan di Bakso Favorit Cah Solo.

Pengalaman bekerja sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membentuk karakternya. Dari sana, Nizar belajar tentang kerja keras, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta bagaimana menghadapi dunia kerja sejak usia dini.

Kemampuannya terus berkembang. Memasuki kelas 7, Nizar dipercaya menjadi manajer di pengepul HS Cabe. Tanggung jawab tersebut menjadi salah satu pengalaman penting yang menempa kemampuan kepemimpinannya.

Sebagai manajer, ia belajar mengelola pekerjaan, mengambil keputusan, membangun kepercayaan, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan orang-orang yang berada dalam lingkup pekerjaannya.

Memasuki dunia perkuliahan, Nizar tak hanya fokus pada kegiatan akademik. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan mahasiswa untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, sekaligus membangun jejaring.

Salah satu prestasi yang berhasil diraihnya adalah Juara 3 Lomba Debat se-UNIBA yang diselenggarakan di Fakultas Hukum. Dalam kompetisi tersebut, Nizar tampil mewakili Program Studi Manajemen.

Prestasi itu menjadi bukti kemampuannya dalam berpikir kritis, menyusun argumentasi, berkomunikasi, serta menyampaikan pendapat secara percaya diri di hadapan peserta lain dalam kompetisi tingkat universitas.

Kini, sederet pengalaman tersebut menjadi bekal Nizar dalam menjalankan amanah sebagai Ketua HIMAMA UNIBA Madura. Baginya, kepemimpinan bukan sekadar persoalan jabatan, melainkan bagaimana seorang pemimpin mampu menjadi bagian dari solusi, mendengarkan aspirasi mahasiswa, menggerakkan anggota, serta menciptakan ruang yang positif untuk berkembang.

Perjalanan Nizar dari pelosok Desa Aengbaja Kenek hingga dipercaya memimpin organisasi mahasiswa menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak lahir secara instan.

Pengalaman sejak usia sekolah, pendidikan, kerja keras, keberanian berkompetisi, dan kemauan untuk terus belajar menjadi proses yang membentuk karakter serta kepemimpinannya.

Dari pelosok desa, Nizar kini melangkah membawa pengalaman dan semangat baru untuk HIMAMA UNIBA Madura. Ia ingin mendorong mahasiswa agar tidak takut bermimpi, berani mengambil peran, dan terus mengembangkan potensi untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *