Bappeda
DKPP
RSUD
TANI
BeritaDaerah

Founder BIP Foundation Ali Zainal Abidin Kurbankan Sapi Jumbo 1,05 Ton untuk Mendiang Ibunda

5467
×

Founder BIP Foundation Ali Zainal Abidin Kurbankan Sapi Jumbo 1,05 Ton untuk Mendiang Ibunda

Sebarkan artikel ini
Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, saat membawa sapi kurban jumbo berbobot 1,05 ton yang dipersembahkan untuk mendiang ibundanya. Foto/Ist.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Founder Bani Insan Peduli (BIP) Foundation, Ali Zainal Abidin, mengurbankan seekor sapi jumbo berbobot 1,05 ton pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai bentuk bakti dan doa kepada orang tua yang telah wafat.

Hewan kurban tersebut secara khusus diniatkan untuk mendiang ibundanya, almarhumah Ainun binti Abdullah Bani, serta almarhum Umar bin Said Sabibi dan almarhum Abdul Rahim bin Abdul Wachdin.

Ali mengatakan, Idul Adha bukan sekadar tradisi tahunan penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum spiritual untuk terus mengirimkan doa dan menjaga ikatan cinta kepada keluarga yang telah mendahului.

“Kurban ini saya persembahkan untuk ibunda dan orang tua kami. Semoga diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang memberatkan timbangan kebaikan mereka di akhirat,” ujar Ali dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengaku jasa orang tua, terutama seorang ibu, tidak akan pernah mampu dibalas sepenuhnya oleh seorang anak. Karena itu, Idul Adha dijadikannya sebagai pengingat untuk terus mengirimkan amal kebaikan kepada orang tua yang telah tiada.

“Sudah sepantasnya kita yang masih hidup terus mengirimkan kebaikan untuk mereka. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita hari ini,” katanya.

Kehadiran sapi kurban berbobot lebih dari satu ton tersebut menarik perhatian warga di lokasi penyembelihan di Kabupaten Pamekasan. Ukurannya yang tidak biasa membuat masyarakat datang untuk melihat secara langsung proses penyembelihan hewan kurban tersebut.

Namun, di balik ukuran jumbo sapi itu, Ali menegaskan terdapat pesan tentang ketulusan dan kepedulian sosial yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

Menurut dia, semakin besar hewan kurban, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan warga kurang mampu.

“Iduladha mengajarkan tentang keikhlasan, kepedulian, dan bagaimana kita menjaga harapan sesama,” ujarnya.

Aksi kurban tersebut sekaligus mempertegas kiprah sosial BIP Foundation yang berdiri sejak 2023. Yayasan itu dikenal aktif bergerak di bidang kemanusiaan, mulai dari santunan anak yatim, pembangunan rumah tahfidz, hingga penyaluran bantuan sosial di berbagai daerah.

Nama BIP Foundation juga semakin dikenal publik setelah sukses menggelar program “Memetik Berkah melalui Senyum Anak-anak Surga” di Bakorwil IV Pamekasan pada April 2026 lalu. Program tersebut menghadirkan sekitar 2.000 anak disabilitas bersama orang tua mereka dalam suasana penuh haru.

Selain itu, BIP Foundation memiliki sejumlah program strategis lainnya, seperti layanan bantuan hukum gratis melalui LBH Bani Insan Peduli bagi masyarakat kurang mampu, program Istana Tahfidz Alquran MBS di Cirebon, hingga pencapaian Rekor MURI melalui kegiatan buka puasa dan belanja baju Lebaran untuk 3.000 anak yatim.

Gerakan sosial tersebut kini telah menjangkau sejumlah daerah, seperti Sumenep, Malang, Lamongan, hingga Cirebon.

Melalui program tahunan ini, Ali berharap semangat berbagi pada momentum Idul Adha tidak berhenti sebagai seremoni tahunan semata, tetapi mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk terus menebar manfaat dan kepedulian sosial kepada sesama.

“Iduladha ini mengingatkan kita semua bahwa kemanusiaan bukan soal memberi sesaat. Ini tentang bagaimana menjaga harapan sesama, menebar kasih sayang, dan tetap memuliakan orang tua kita yang telah tiada,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *