BeritaDaerah

Festival Tani Ganding 2026 Siap Digelar, Pamerkan Potensi Pertanian hingga UMKM

227
×

Festival Tani Ganding 2026 Siap Digelar, Pamerkan Potensi Pertanian hingga UMKM

Sebarkan artikel ini
Rapat Panitia Festival Tani Ganding 2026. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Pemerintah Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, mengajak masyarakat untuk meramaikan Festival Tani Kecamatan Ganding 2026 yang menjadi bagian dari Calendar of Events Sumenep 2026.

Festival yang mengusung tema “Dari Tani untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera” tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–30 September 2026 di Lapangan Duwa’ Labuh, Desa Ketawang Daleman, Kecamatan Ganding.

Festival Tani Ganding 2026 yang berkolaborasi dengan HM Grup ini tidak sekadar menghadirkan hiburan. Beragam potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, seni dan budaya, UMKM, produk kreatif hingga kuliner masyarakat, akan ditampilkan dalam satu rangkaian kegiatan.

Camat Ganding Abdul Khalid mengatakan, festival tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan ekonomi lokal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan Festival Tani Kecamatan Ganding 2026. Ini menjadi momentum memperkenalkan potensi pertanian, budaya, UMKM, dan produk lokal,” kata Abdul Khalid, yang akrab disapa Cantik Khalid, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, kelompok tani, dan pelaku usaha menjadi bagian penting agar festival tidak berhenti sebagai agenda hiburan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang promosi dan pemasaran bagi para pelaku usaha di Kecamatan Ganding,” ujarnya.

Berdasarkan pamflet kegiatan, Festival Tani Ganding 2026 menghadirkan enam agenda utama yang dapat dinikmati masyarakat selama pelaksanaan festival.

Agenda tersebut meliputi pameran hasil tani dan olahan hasil pertanian, Festival Seni dan Budaya se-Kecamatan Ganding, serta pameran UMKM yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Selain itu, festival juga menghadirkan pameran tembakau yang menampilkan industri rokok di Kecamatan Ganding, Festival Hadrah Sumenep, serta wahana permainan modern yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang promosi bagi berbagai produk unggulan sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif masyarakat Ganding kepada khalayak yang lebih luas.

Ketua Panitia Festival Tani Ganding 2026, Helman JR, mengajak para pengusaha, pelaku UMKM, serta pelaku usaha kuliner untuk berpartisipasi dengan membuka stand selama festival berlangsung.

Pendaftaran stand pameran dibuka mulai 11–17 September 2026 melalui Sekretariat Panitia di Kantor Kecamatan Ganding. Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui WhatsApp di nomor 087866323178.

“Kami mengundang para pengusaha, pelaku UMKM, dan pelaku usaha kuliner di Kecamatan Ganding untuk ikut serta membuka stand pameran,” kata Helman JR.

“Bagi yang ingin berpartisipasi, silakan segera mendaftarkan diri ke panitia. Pendaftaran dibuka mulai hari ini sampai 17 September 2026,” lanjutnya.

Helman yang juga berprofesi sebagai jurnalis itu menambahkan, keikutsertaan pelaku usaha diharapkan dapat memperkaya produk yang ditampilkan sekaligus membuka akses pemasaran yang lebih luas.

“Festival ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulannya, membangun jejaring, dan meningkatkan daya saing produk lokal,” jelasnya.

Panitia mengimbau calon peserta stand tidak menunda pendaftaran. Langkah tersebut diperlukan agar penataan lokasi dan persiapan pameran dapat dilakukan secara optimal sebelum festival dimulai.

Dengan beragam agenda yang disiapkan, Festival Tani Kecamatan Ganding 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan antara petani, pelaku UMKM, pelaku usaha, seniman, dan masyarakat dalam satu perayaan potensi lokal.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya warga Kecamatan Ganding, bisa kompak hadir dan menyukseskan Festival Tani 2026 sebagai perayaan potensi lokal dan semangat membangun ekonomi daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *