BeritaDaerah

BPRS Bhakti Sumekar Sasar Desa-desa untuk Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

249
×

BPRS Bhakti Sumekar Sasar Desa-desa untuk Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Peserta program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan berfoto bersama usai mengikuti edukasi pengelolaan keuangan di Desa Cabbiya, Kecamatan Talango, Sumenep. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar terus memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke wilayah pedesaan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan literasi sekaligus mendorong inklusi keuangan masyarakat agar semakin akrab dengan layanan perbankan syariah.

Melalui program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan, BPRS Bhakti Sumekar turun langsung menemui masyarakat di berbagai daerah. Salah satu kegiatan terbaru digelar di Desa Cabbiya, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, pada (15/6/ 2026).

Program tersebut menyasar berbagai kalangan masyarakat, termasuk warga di pelosok desa yang selama ini memiliki akses informasi keuangan yang relatif terbatas. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan edukasi tentang pentingnya menabung, mengelola pengeluaran, hingga menyusun perencanaan keuangan jangka panjang.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan literasi keuangan menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang, terutama di era digital saat ini.

Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat serta terhindar dari berbagai risiko finansial.

“Literasi keuangan bukan hanya soal menabung, tetapi bagaimana masyarakat mampu merencanakan masa depan yang lebih baik. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara tepat dan terhindar dari berbagai risiko keuangan,” ujar Hairil Fajar, Senin (22/6/2026).

Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan tidak boleh hanya berfokus pada masyarakat perkotaan. Warga yang tinggal di pedesaan juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk memahami pengelolaan keuangan yang sehat.

Karena itu, BPRS Bhakti Sumekar memilih pendekatan jemput bola dengan mendatangi langsung masyarakat dan menyampaikan materi secara sederhana agar mudah dipahami serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan, kami berupaya menyampaikan materi yang sederhana, mudah dipahami, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Tak hanya memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai layanan perbankan syariah kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan tingkat inklusi keuangan di Kabupaten Sumenep.

Hairil menambahkan, materi yang diberikan selalu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh peserta.

Melalui program yang menjangkau hingga pelosok desa itu, BPRS Bhakti Sumekar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan terus meningkat.

“Pada akhirnya, literasi keuangan yang baik dapat mendukung kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *