BeritaEkonomiNasional

Prabowo Optimistis Koperasi Bangkit, Ekonomi Rakyat Akan Bergerak dari Desa

334
×

Prabowo Optimistis Koperasi Bangkit, Ekonomi Rakyat Akan Bergerak dari Desa

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta. Foto/Kliktimes.

JAKARTA, KLIKTIMES.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan koperasi tetap menjadi salah satu pilar utama dalam membangun ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Menurutnya, kebangkitan koperasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari desa hingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Prabowo menekankan bahwa Indonesia membutuhkan sinergi seluruh pelaku ekonomi, mulai dari koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga sektor swasta. Menurutnya, seluruh elemen tersebut harus menjadi satu kekuatan besar untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional.

“Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi. Kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD, kita butuh semuanya. Ini harus menjadi kekuatan ekonomi. Itu yang saya maksud Indonesia Incorporated,” ujar Prabowo.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan pembangunan ekonomi Indonesia harus kembali berpijak pada cita-cita para pendiri bangsa, yakni ekonomi yang berlandaskan semangat kekeluargaan dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh rakyat untuk berkembang.

Prabowo juga menegaskan arah pembangunan ekonomi harus selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama.

“Cukup lama kita berjuang untuk mengembalikan arah pembangunan ekonomi ke arah yang dirancang oleh pendiri-pendiri bangsa kita, yaitu ekonomi kekeluargaan, ekonomi kerakyatan, ekonomi di mana semua unsur harus berperan dan harus diberi kesempatan,” katanya.

Meski menempatkan koperasi sebagai salah satu sokoguru perekonomian, Prabowo menegaskan penguatan koperasi tidak berarti mengurangi peran sektor usaha lainnya. Menurutnya, seluruh sektor harus tumbuh secara seimbang agar mampu memperkuat daya saing ekonomi nasional.

“Koperasi adalah salah satu sokoguru. Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No. Kita perkuat semuanya,” tegasnya.

Prabowo menilai koperasi merupakan wadah strategis bagi masyarakat untuk menghimpun kekuatan ekonomi melalui semangat gotong royong. Ia mengibaratkan koperasi seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

“Seperti sapu lidi, satu lidi lemah. Tapi bergabung itu kekuatan. Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Prabowo optimistis kebangkitan koperasi akan menggerakkan roda perekonomian dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Dengan demikian, perputaran ekonomi di daerah akan semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten, dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang. Ekonomi akan turun ke rakyat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *