PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – PT Empat Sekawan Mulya (PT ESM), perusahaan rokok asal Kabupaten Pamekasan, Madura, terus memperkuat langkah ekspansi ke pasar internasional. Dalam waktu dekat, perusahaan tersebut akan meluncurkan produk terbaru King Djava Reguler sebagai strategi memperluas pangsa pasar ekspor.
Owner PT ESM, H. Suhaydi, mengatakan peluncuran King Djava Reguler merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk berkualitas yang mampu bersaing, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar global.
Menurutnya, produk King Djava sebelumnya telah berhasil menembus pasar Timor Leste. Keberhasilan itu menjadi modal sekaligus motivasi bagi PT ESM untuk memperluas jaringan pemasaran ke sejumlah negara lainnya.
“Ke depan kami membidik pasar Filipina, Polandia, dan Australia sebagai tujuan ekspor berikutnya. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi produk lokal Madura agar semakin dikenal di tingkat internasional,” ujar H. Suhaydi.
Ia menambahkan, pada 2025 PT ESM juga berhasil memasuki pasar Malaysia, sehingga semakin memperkuat rekam jejak perusahaan sebagai produsen rokok lokal yang mampu menembus pasar luar negeri.
Menurut H. Suhaydi, pencapaian tersebut membuktikan bahwa produk dalam negeri memiliki daya saing tinggi apabila didukung kualitas yang konsisten, inovasi berkelanjutan, serta pelayanan yang optimal kepada konsumen.
Karena itu, PT ESM berkomitmen menjaga standar kualitas di setiap tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses manufaktur, hingga pengendalian mutu agar sesuai dengan kebutuhan pasar internasional yang semakin kompetitif.
“Kami ingin membuktikan bahwa produk lokal dari Pamekasan mampu bersaing dengan produk dari negara lain. Kuncinya adalah menjaga kualitas, memberikan pelayanan terbaik, dan terus berinovasi mengikuti kebutuhan pasar,” tegasnya.
Melalui peluncuran King Djava Reguler dan rencana ekspansi ke berbagai negara, PT ESM optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen rokok lokal berorientasi ekspor, sekaligus membawa nama Pamekasan dan Madura semakin dikenal di pasar internasional.
















