SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Lomba Karaoke Dangdut Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memasuki babak semifinal. Untuk memastikan kompetisi berjalan tertib dan sesuai kesepakatan, panitia menggelar technical meeting bersama peserta di Coffee Yuwina, kawasan Gotong Royong, Kamis (29/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mematangkan persiapan teknis sekaligus menyamakan persepsi antara panitia dan peserta menjelang persaingan memperebutkan tiket final.
Penanggung Jawab Lomba Karaoke Dangdut Media Expo 2026, David Jauzi, mengingatkan peserta agar menjaga kualitas vokal dan performa di tengah persaingan yang semakin ketat.
Menurut David, babak semifinal membutuhkan persiapan yang lebih matang, baik dari sisi teknis maupun kesiapan peserta dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Sejumlah aspek teknis turut dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk penggunaan layar saat peserta tampil. Panitia memberikan ruang kepada peserta untuk menyampaikan aspirasi dan masukan sebelum pelaksanaan semifinal.
“Dalam technical meeting ini, kami membahas beberapa hal teknis yang perlu disepakati bersama, termasuk penggunaan layar saat peserta tampil. Kami memberikan ruang kepada peserta untuk menyampaikan aspirasi dan masukan,” ujar David.
Dia menjelaskan, keputusan mengenai penggunaan layar mempertimbangkan aspirasi peserta. Berdasarkan hasil pembahasan, mayoritas peserta mengusulkan agar layar tetap digunakan selama babak semifinal.
“Dari aspirasi yang disampaikan, mayoritas peserta mengusulkan agar penggunaan layar tetap dipertahankan. Karena itu, kesepakatan bersama menjadi hal penting agar pelaksanaan lomba berjalan sesuai dengan aturan yang telah dibahas,” katanya.
David menegaskan, panitia berupaya mengakomodasi masukan peserta dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kelancaran kompetisi.
Menurutnya, komunikasi terbuka antara panitia dan peserta diperlukan untuk meminimalkan kesalahpahaman serta menciptakan suasana perlombaan yang kondusif.
Selain itu, David mengingatkan peserta agar memperhatikan jadwal dan pemanggilan sebelum tampil. Peserta yang telah dipanggil hingga tiga kali tetapi tidak kunjung naik ke panggung akan dinyatakan gugur.
“Peserta yang sudah dipanggil hingga tiga kali tetapi tidak kunjung tampil akan dinyatakan gugur. Dan keputusan itu sudah di sepakati bersama terkecuali ada kendala yang bersifat krusial, itu potensi di toleransi,” tegas David.
Sementara itu, salah satu juri, Syukur Abadi, menyoroti pentingnya menjaga ketertiban selama peserta tampil di atas panggung. Dia mengingatkan agar tidak ada suara dari telepon seluler maupun perangkat lain yang mengganggu kejernihan musik pengiring.
“Selama perlombaan berlangsung, jangan sampai ada bunyi-bunyian dari handphone atau perangkat lainnya yang bisa mengganggu jalannya musik. Kondisi harus tetap kondusif agar penampilan peserta dapat dinilai dengan baik,” tegas Syukur.
Dia menambahkan, ketertiban selama perlombaan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas penampilan peserta sekaligus mendukung proses penilaian oleh dewan juri.
“Ketertiban selama perlombaan sangat penting untuk menjaga kualitas penampilan peserta dan memastikan dewan juri dapat melakukan penilaian secara objektif tanpa terganggu suara-suara dari luar,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, technical meeting masih berlangsung. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan dan meminta penjelasan terkait teknis pelaksanaan babak semifinal.
















