PAMEKASAN,KLIKTIMES.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura membekali sebanyak 1.047 mahasiswa baru dengan nilai-nilai kearifan lokal Madura dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pra-PBAK pada 17 Agustus 2026 dan dilanjutkan dengan kegiatan PBAK pada 18 hingga 21 Agustus 2026.
PBAK tahun ini mengusung tema “Revitalisasi Nilai Rampak Naong, Beringin Korong dan Ekoteologi: Membentuk Akademisi Berkarakter Spiritual, Humanis, dan Lestari di Tanah Madura.”
Ketua Pelaksana PBAK UIN Madura, Jamal, mengatakan tema tersebut menjadi upaya untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal Madura sekaligus mengintegrasikannya dengan perspektif ekoteologi dalam kehidupan akademik mahasiswa.
Menurutnya, falsafah Rampak Naong, Beringin Korong menggambarkan suasana yang rimbun, teduh, damai, serta kehidupan yang saling mengayomi dalam satu rumpun.
Nilai tersebut kemudian dikontekstualisasikan dengan kehidupan mahasiswa agar ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi tidak hanya melahirkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
“Revitalisasi nilai Rampak Naong, Beringin Korong dan ekoteologi ini mengajak mahasiswa baru menjadi pelindung alam dan sesama, seperti pohon beringin yang rindang. Ini merupakan wujud nyata dari keimanan, ilmu pengetahuan, sekaligus sikap moderat yang menguatkan kesatuan sosial,” tutur Jamal.
Ia menjelaskan, pendekatan ekoteologi mengajak mahasiswa memahami bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar persoalan sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.
Alam, kata dia, tidak semata-mata dipandang sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan, melainkan sebagai amanah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Dalam konteks tersebut, filosofi Beringin Korong menjadi simbol karakter yang hendak ditanamkan kepada mahasiswa baru. Sebagaimana pohon beringin memberikan keteduhan dan perlindungan, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan manfaat, kedamaian, dan rasa aman di tengah masyarakat.
Selain kepedulian terhadap lingkungan, nilai Rampak Naong juga diarahkan untuk memperkuat karakter moderat mahasiswa.
Keberagaman latar belakang mahasiswa baru dipandang sebagai kekuatan yang harus dirawat melalui sikap saling menghargai, toleransi, gotong royong, dan semangat persatuan.
Dengan demikian, penyambutan 1.047 mahasiswa baru tidak hanya menjadi pintu masuk menuju kehidupan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai dan karakter.
UIN Madura berharap para mahasiswa dapat tumbuh menjadi akademisi yang mampu menyeimbangkan iman, ilmu, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Semangat tersebut dirangkum dalam pesan bahwa mahasiswa UIN Madura harus “berakar pada nilai Madura, berteduh dalam keimanan, tumbuh melalui ilmu, dan memberi manfaat bagi manusia serta alam.”
















