BeritaBisnisDaerahEkonomi

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Distribusi, Bidik Penguatan Market di Jawa Timur

1025
×

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Distribusi, Bidik Penguatan Market di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Rokok MAKAYASA memperkuat ekspansi distribusi dan jaringan pemasaran di sejumlah wilayah Jawa Timur melalui program Operasi Tapal Kuda. Foto/Kliktimes

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – PT Mahaputra Nusantara terus memperluas jaringan pemasaran rokok MAKAYASA melalui program bertajuk Operasi Tapal Kuda. Program tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat distribusi dan membangun pasar di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Saat ini, pergerakan distribusi MAKAYASA mulai memasuki fase pembentukan Distribution Control Area di berbagai daerah. Sistem tersebut dirancang untuk membangun koneksi distribusi, memperkuat repeat order, hingga menjaga jalur pemasaran tetap hidup di tingkat regional.

Wilayah Jember menjadi daerah dengan perkembangan distribusi tertinggi. Penetrasi pasar di wilayah itu disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Selain itu, pola repeat order mulai terbentuk dan jalur distribusi dinilai semakin stabil.

Situbondo dan Lumajang menyusul dengan capaian masing-masing sekitar 70 persen. Di dua daerah tersebut, aktivitas motoris dinilai semakin agresif dan konsisten dalam membuka titik distribusi baru.

Sementara itu, Bondowoso berada pada angka 40 persen dan mulai memasuki tahap pembangunan pondasi distribusi. Adapun Banyuwangi dan Probolinggo tercatat berada di kisaran 25 persen dengan fokus pada pembukaan jalur distribusi awal.

Manajemen MAKAYASA mencatat, kecepatan eksekusi di lapangan kini mampu menambah sekitar 200 outlet baru setiap hari. Kondisi itu dinilai turut mendorong peningkatan awareness produk dan memperluas akses pasar di berbagai daerah.

Untuk menjaga stabilitas operasional, MAKAYASA juga membentuk divisi baru bernama MCS (Makayasa Control System). Divisi tersebut bertugas mengendalikan sektor keuangan, distribusi, hingga operasional lapangan agar ekspansi perusahaan berjalan lebih terukur.

Selain itu, perusahaan membentuk SKSM (Satuan Kendali Senyap Makayasa) yang berfungsi memantau ritme distribusi, melakukan validasi wilayah, serta mendeteksi potensi gangguan operasional.

Owner Rokok MAKAYASA, Haji Supriyadi atau yang akrab disapa H. Adi Makayasa mengatakan, penguatan distribusi menjadi langkah penting dalam membangun pasar jangka panjang.

“MAKAYASA tidak hanya membangun penjualan. Kami sedang membangun jaringan, jalur distribusi hidup, dan kekuatan market berkelanjutan,” ujar H. Adi.

Lebih lanjut Haji Adi menambahkan, setelah wilayah Tapal Kuda mulai terbentuk, ekspansi distribusi berikutnya akan diarahkan ke Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

“Semua ini baru permulaan. Kami ingin membawa MAKAYASA berkembang lebih luas dengan semangat Dari Desa Untuk Dunia,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *