AdvertorialBeritaDaerahKesehatan

Perkuat Validasi Data dan Rekam Medis, RSUD dr Moh Anwar Sumenep Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Pasien

20
×

Perkuat Validasi Data dan Rekam Medis, RSUD dr Moh Anwar Sumenep Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Pasien

Sebarkan artikel ini
RSUD Moh Anwar Sumenep. Foto/Net.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memperkuat sistem pengawasan pelayanan kesehatan melalui peningkatan validasi data pasien dan pengelolaan rekam medis. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas layanan agar lebih aman, tepat, dan profesional.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan validasi data pasien menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan rumah sakit karena berkaitan langsung dengan ketepatan tindakan medis yang diberikan kepada pasien.

Menurut dia, kesalahan pencatatan data sekecil apa pun dapat berdampak terhadap proses diagnosis maupun pengambilan keputusan medis. Karena itu, rumah sakit terus memperkuat sistem pengawasan internal agar seluruh prosedur pelayanan berjalan sesuai standar keselamatan pasien.

“Validasi data pasien dan rekam medis bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh,” ujar dr. Erliyati dalam kegiatan Pelatihan Validasi Data di Ruang Pertemuan Smiley lantai 3 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, pengawasan pelayanan rumah sakit mencakup berbagai aspek penting, mulai dari identifikasi pasien, ketepatan pemberian obat, hingga pengendalian risiko infeksi di lingkungan rumah sakit. Seluruh proses tersebut, kata dia, harus berjalan secara terukur dan diawasi secara berkala.

Menurut Erliyati, rekam medis juga memiliki fungsi strategis karena menjadi dasar evaluasi mutu pelayanan sekaligus bentuk pertanggungjawaban tenaga kesehatan dalam setiap tindakan medis yang dilakukan kepada pasien.

“Dokumentasi rekam medis harus dilakukan secara teliti dan akurat karena menjadi bagian dari kontrol mutu pelayanan rumah sakit,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait prosedur pengawasan penggunaan obat berisiko tinggi serta evaluasi berkala terhadap sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Selain penguatan sumber daya manusia, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep juga melakukan pengawasan terhadap kesiapan alat kesehatan melalui proses kalibrasi dan pengujian rutin untuk meminimalisasi potensi kesalahan pelayanan medis.

Erliyati menilai tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan saat ini semakin tinggi. Karena itu, rumah sakit harus mampu memastikan pelayanan berlangsung cepat, tepat, aman, dan tetap mengedepankan keselamatan pasien.

“Seluruh tahapan pelayanan harus melalui proses evaluasi berkelanjutan agar mutu pelayanan tetap terjaga dan keselamatan pasien menjadi prioritas utama,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *