BeritaDaerah

Media Expo 2026 Hadir di Sumenep, Padukan Hiburan Rakyat dan Pemberdayaan UMKM

895
×

Media Expo 2026 Hadir di Sumenep, Padukan Hiburan Rakyat dan Pemberdayaan UMKM

Sebarkan artikel ini
Pamflet Media Expo 2026 yang digelar KlikTimes.id dan NusaInsider.com pada 25 Oktober–3 November 2026 di GOR A. Yani Panglegur, Sumenep. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Kolaborasi KlikTimes.id dan NusaInsider.com menghadirkan Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada 25 Oktober hingga 3 November 2026 di GOR A. Yani Panglegur ini memadukan hiburan rakyat, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelestarian budaya, serta pelayanan publik.

Media Expo 2026 digelar untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Selama 10 hari, kegiatan ini dirancang menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha, komunitas seni, generasi muda, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Madura.

Ketua Panitia Pelaksana, Nurdin Fainani, mengatakan Media Expo 2026 berawal dari gagasan sederhana berupa lomba karaoke, pelatihan membatik, dan kongkow. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan menjadi kegiatan yang mencakup berbagai sektor.

“Awalnya kegiatan ini dirancang sederhana. Namun, setelah melalui pengembangan konsep, kami ingin menghadirkan kegiatan yang lebih luas melalui Media Expo 2026, dengan memadukan hiburan, edukasi, kebudayaan, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan masyarakat,” kata Nurdin, Sabtu (10/10/2026).

Menurut dia, salah satu fokus utama kegiatan tersebut adalah memberikan ruang promosi bagi UMKM lokal. Melalui pameran multiproduk dan stan UMKM, pelaku usaha diharapkan dapat memperkenalkan produk unggulan, menjangkau konsumen baru, serta meningkatkan peluang transaksi.

Nurdin menilai produk lokal Madura memiliki potensi untuk dikembangkan melalui akses pemasaran yang lebih luas. Karena itu, Media Expo 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami ingin pelaku UMKM tidak sekadar menjadi penonton dalam sebuah perayaan, tetapi mendapatkan ruang untuk mempromosikan produk dan mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, Media Expo 2026 juga menghadirkan sejumlah kegiatan seni dan budaya.

Penanggung Jawab Media Expo 2026, Toifur Ali Wafa, mengatakan panitia menyiapkan penampilan kesenian daerah, lomba karaoke dangdut se-Madura, pelatihan membatik, serta pertunjukan delapan grup musik tong-tong Madura.

Agenda lainnya meliputi penampilan drumband pelajar, marching band, peragaan busana atau fashion show, dan wahana permainan modern. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Madura dan Jawa Timur kepada masyarakat luas.

“Kami ingin menghadirkan panggung yang memberikan ruang bagi seni dan budaya Madura untuk tampil lebih luas. Musik tong-tong, kesenian daerah, hingga kreativitas anak muda harus terus mendapatkan tempat agar warisan budaya kita tetap hidup dan dikenal masyarakat,” kata Toifur.

Pelatihan membatik juga dirancang untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha berbasis kerajinan. Dengan demikian, kegiatan budaya diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Panitia turut merencanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan stan pelayanan publik dengan melibatkan instansi serta pihak terkait. Pelaksanaan layanan tersebut akan menyesuaikan hasil koordinasi dan kesiapan teknis di lapangan.

Menurut Toifur, kehadiran layanan kesehatan dan pelayanan publik diharapkan memberikan manfaat langsung bagi pengunjung.

“Kami ingin masyarakat yang datang tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga berkesempatan memperoleh manfaat praktis melalui layanan kesehatan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Toifur menambahkan, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memastikan agenda yang direncanakan dapat terlaksana sesuai kesiapan masing-masing pihak.

Bagi KlikTimes.id dan NusaInsider.com, Media Expo 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk mempertemukan fungsi media dengan kegiatan sosial, kebudayaan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Panitia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sumenep, instansi terkait, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pihak lainnya dapat memperkuat pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Harapan kami, Media Expo 2026 dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan berbagai pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tutur Toifur.

Melalui rangkaian kegiatan selama 10 hari, Media Expo 2026 diharapkan tidak hanya menyemarakkan peringatan hari jadi Jawa Timur dan Sumenep, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM, memperluas ruang ekspresi seni dan budaya, serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *