BeritaDaerahPendidikan

Dari Kampus untuk Madura, Pelantikan Raya Ormawa Uniba Gaungkan Perjuangan KEK Tembakau

217
×

Dari Kampus untuk Madura, Pelantikan Raya Ormawa Uniba Gaungkan Perjuangan KEK Tembakau

Sebarkan artikel ini
Suasana foto bersama usai Pelantikan Raya Ormawa Uniba Madura periode 2026–2027 di Aula Pesantren Uniba Madura. Foto/Ron.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Pelantikan Raya Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura periode 2026–2027 tak sekadar menjadi agenda pelantikan pengurus baru.

Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun kesadaran mahasiswa terhadap masa depan Madura melalui gagasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau.

Kegiatan yang digelar di Aula Pesantren Uniba Madura, Jumat (10/7/2026), dihadiri lebih dari 300 mahasiswa. Hadir pula jajaran rektorat, para dekan, kepala departemen, sivitas akademika, serta budayawan nasional Ibnu Hajar yang menjadi pemateri dalam sesi Stadium General.

Nuansa pelantikan tahun ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Sebelum prosesi pelantikan dimulai, peserta diajak menyaksikan video dokumenter bertajuk “Tembakau Madura: Sejarah, Ketidakadilan, dan Jalan Kebijakan Baru” karya Komunitas Muda Madura (KAMURA).

Video tersebut mengulas sejarah panjang tembakau sebagai komoditas unggulan Madura, berbagai tantangan yang dihadapi petani, hingga pentingnya mendorong terwujudnya KEK Tembakau sebagai strategi meningkatkan nilai tambah dan daya saing ekonomi daerah.

Presiden Mahasiswa Uniba Madura, Moh. Iskil El Fatih, mengatakan pemutaran video itu bukan sekadar pembuka acara, melainkan ajakan kepada mahasiswa untuk lebih peduli terhadap persoalan daerah dan berani menghadirkan solusi melalui gagasan yang konstruktif.

Menurutnya, Madura memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Madura adalah tanah yang kaya. Lautnya melimpah, tanahnya menyimpan potensi yang besar, bahkan sumber dayanya begitu luar biasa. Namun hingga hari ini Madura masih menghadapi berbagai persoalan pembangunan,” kata Iskil.

Ia menegaskan pelantikan Ormawa harus menjadi momentum lahirnya semangat baru bagi mahasiswa untuk mengambil peran dalam membangun daerah.

“Momentum pelantikan ini harus menjadi titik lahirnya semangat perjuangan baru. Kalian semua adalah putra-putri daerah yang memiliki mimpi besar dan gagasan yang menjulang demi masa depan Madura. Mari bergerak bersama dan melangkah dari Madura,” ujarnya.

Iskil menilai mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penggerak organisasi di lingkungan kampus. Mereka juga harus menjadi motor perubahan dengan melahirkan gagasan strategis yang mampu menjawab berbagai persoalan daerah.

Menurutnya, salah satu langkah yang patut diperjuangkan adalah mendorong terwujudnya KEK Tembakau. Kebijakan tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai tambah komoditas tembakau melalui hilirisasi industri sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Madura.

Selain pelantikan pengurus HMP dan UKM, kegiatan juga diisi Stadium General oleh Ibnu Hajar. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang berkarakter serta peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Melalui Pelantikan Raya Ormawa periode 2026–2027, BEM KM Uniba Madura berharap seluruh pengurus mampu melahirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan mengawal berbagai isu strategis yang berdampak bagi kemajuan daerah.

Semangat “Melangkah dari Madura” diharapkan menjadi landasan gerakan mahasiswa untuk mengawal potensi lokal, termasuk memperjuangkan terwujudnya KEK Tembakau demi Madura yang lebih maju dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *