BeritaDaerah

Jelang HUT ke-80 Bhayangkara, Tiga Kapolres di Madura Berganti

370
×

Jelang HUT ke-80 Bhayangkara, Tiga Kapolres di Madura Berganti

Sebarkan artikel ini
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, Kapolres Sumenep AKBP Ariek Indra Sentanu, dan Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat. Foto/Kolase.

SURABAYA, KLIKTIMES.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polri melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi sejumlah perwira. Salah satu perubahan terjadi di Pulau Madura dengan bergantinya pimpinan di tiga kepolisian resor (Polres).

Berdasarkan mutasi terbaru yang diterbitkan Kapolri, jabatan Kapolres Sumenep kini dipercayakan kepada AKBP Ariek Indra Sentanu. Sementara itu, AKBP Wahyu Hidayat ditunjuk sebagai Kapolres Pamekasan dan AKBP Anang Hardiyanto dipercaya memimpin Polres Sampang.

Ketiga perwira menengah tersebut dijadwalkan menjalani upacara serah terima jabatan (sertijab) dalam waktu dekat sebelum resmi menjalankan tugas di wilayah hukum masing-masing.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengatakan mutasi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus pembinaan karier di lingkungan Polri. Menurutnya, pergantian pejabat melalui mekanisme tour of duty dan tour of area menjadi langkah strategis untuk menjaga dinamika organisasi agar tetap adaptif dan profesional.

“Mutasi ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus upaya penyegaran agar kinerja institusi tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, pergantian kepemimpinan di tingkat Polres diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus memperkuat kemampuan organisasi dalam menjawab berbagai tantangan yang terus berkembang.

Nanang juga berharap para kapolres yang baru segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing serta membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai elemen masyarakat.

“Harapannya adalah para Kapolres yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing, membawa inovasi segar, serta semakin mempererat sinergi antara kepolisian dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah,” katanya.

Menurut Nanang, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Madura.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan memperkuat kondusivitas kamtibmas dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat menjelang HUT ke-80 Bhayangkara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *