BeritaEkonomiNasionalOlahraga

Nahkodai HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Berkomitmen Jadikan HPK Rumah bagi Seluruh Pengusaha

24
×

Nahkodai HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Berkomitmen Jadikan HPK Rumah bagi Seluruh Pengusaha

Sebarkan artikel ini
Nahkodai HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Berkomitmen Jadikan HPK Rumah bagi Seluruh Pengusaha. Foto/Ist

JAKARTA, KLIKTIMESID– Eric Hermawan terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK) Kosgoro 1957 periode 2026–2031. Mengemban amanah tersebut, Eric berkomitmen memperluas peran HPK sebagai wadah bagi pengusaha di seluruh Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Eric dalam pemaparan visi dan misinya di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (13/9/2026).

Eric mengatakan, kepemimpinannya akan diarahkan untuk menyelaraskan HPK dengan Kosgoro 1957 sekaligus memperkuat perannya sebagai wadah pengusaha Indonesia.

“Misi saya adalah menyelaraskan HPK sebagai sayap dari Ormas Kosgoro 1957 untuk kemudian menjadi wadah pengusaha Indonesia,” kata Eric.

Ia menegaskan, HPK ke depan tidak hanya diperuntukkan bagi pengusaha yang berada di lingkungan Partai Golkar. Menurutnya, HPK harus mampu menjadi rumah bersama bagi pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia.

“HPK, tentunya akan mewadahi bukan saja pengusaha-pengusaha yang ada di Partai Golkar tapi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Selain memperluas cakupan keanggotaan, Eric juga ingin HPK Kosgoro 1957 berperan dalam mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru.

Ia berharap keberadaan HPK dapat menjadi ruang bagi tumbuhnya pelaku usaha baru, terutama dari lingkungan Partai Golkar dan Kosgoro 1957.

“Saya juga berharap muncul pengusaha-pengusaha baru di Partai Golkar dari HPK Kosgoro 1957 ini,” katanya.

Bagi Eric, penguatan ekosistem pengusaha tidak cukup hanya dengan membangun organisasi secara struktural. HPK juga harus mampu menghadirkan pengusaha yang aktif, kreatif, serta memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya HPK diisi oleh orang-orang yang benar-benar memiliki latar belakang sebagai pengusaha.

“Bukan itu saja, kata Eric, HPK Kosgoro 1957 harus diisi oleh orang-orang yang benar-benar pengusaha.”

Ia menambahkan, identitas HPK sebagai organisasi yang menghimpun pengusaha harus tercermin dalam kualitas dan kontribusi para anggotanya.

“Sesuai dengan namanya Himpunan Pengusaha Kosgoro 1957, tentu isinya adalah pengusaha yang kreatif dan memberikan sumbangsih nyata,” pungkasnya.

Di sisi lain, penguatan organisasi hingga ke tingkat daerah menjadi agenda penting dalam kepemimpinan Eric.

Konsolidasi HPK Kosgoro 1957 ditargetkan dapat menjangkau seluruh daerah hingga ke tingkat akar rumput. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya membangun jaringan organisasi yang lebih solid di seluruh Indonesia.

Dalam pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957, agenda konsolidasi di 38 provinsi juga menjadi perhatian.

“Dalam Pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 itu Ketum menegaskan agar agenda konsolidasi di 38 Provinsi harus segera selesai,” ungkap Eric.

Ia bahkan memasang target konsolidasi tersebut dapat dituntaskan dalam waktu tiga tahun.

“Saya targetkan tiga tahun selesai, dan saya yakin bisa, jika dilakukan secara bersama-sama dengan kader lainnya,” tegasnya.

Dengan target tersebut, Eric ingin HPK Kosgoro 1957 tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu menjadi wadah yang inklusif bagi pengusaha dari berbagai daerah.

Kepemimpinan periode 2026–2031 pun diarahkan untuk memperkuat konsolidasi, membuka ruang bagi lahirnya pengusaha baru, serta menjadikan HPK sebagai rumah bersama bagi para pengusaha Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *