BeritaDaerah

Unik! Santri Kyai Mudrikah Pamekasan Rayakan Hut Ri Dengan Lomba Web hingga Kostum Barang Bekas

1027
×

Unik! Santri Kyai Mudrikah Pamekasan Rayakan Hut Ri Dengan Lomba Web hingga Kostum Barang Bekas

Sebarkan artikel ini
Santri MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning Pamekasan berjejer saat berfoto dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Foto/Ist.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Pamekasan, berlangsung semarak. Namun, perayaan tahun ini tidak hanya mengedepankan kemeriahan, tetapi juga sarat dengan nilai edukasi.

Rangkaian kegiatan yang digelar pada 14–18 Agustus 2026 tersebut dikemas sebagai ruang pembelajaran bagi para santri. Mulai dari penguatan karakter, literasi digital, kepedulian lingkungan, hingga pendidikan kebinekaan menjadi bagian dari agenda peringatan kemerdekaan.

Direktur Utama IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK) Pamekasan, Achmad Muhlis, mengatakan perayaan HUT Kemerdekaan harus mampu memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada peserta didik.

“Semangat kemerdekaan tidak diterjemahkan hanya melalui atribut merah putih dan perlombaan yang bersifat hiburan. Kami mengarahkannya menjadi pengalaman pembelajaran yang memungkinkan santri mengembangkan gagasan, bekerja sama, berkreasi, serta menghasilkan karya yang memiliki nilai edukatif,” ujar Achmad Muhlis.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Web Kebangsaan. Melalui kompetisi ini, santri didorong memanfaatkan teknologi secara produktif dengan mengolah informasi, menyusun narasi positif, sekaligus menyebarkan semangat nasionalisme di ruang digital.

Tak berhenti pada literasi digital, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Hal itu diwujudkan melalui Lomba Kreativitas Kostum Santri yang mewajibkan peserta menggunakan barang bekas dan bahan ramah lingkungan.

Konsep tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengajak santri memahami bahwa kreativitas tidak selalu identik dengan biaya besar.

“Kreativitas tidak selalu membutuhkan biaya besar. Justru keterbatasan dapat menjadi ruang lahirnya inovasi. Kualitas sebuah karya tidak identik dengan harga mahal, melainkan lahir dari ide yang baik, proses kreatif, ketelitian, dan kerja sama tim,” tegasnya.

Ketua Senat UIN Madura itu menambahkan, keberagaman bahan, ide, dan warna dalam kostum daur ulang secara tidak langsung mengajarkan nilai kebinekaan dan keharmonisan sosial.

Nilai tersebut juga diarahkan agar tetap berjalan seiring dengan ajaran agama serta norma yang hidup di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan memadukan aspek akademis, keterampilan sosial, kreativitas, dan penanaman jiwa kepemimpinan.

Puncak peringatan HUT RI ke-81 akan digelar pada 18 Agustus 2026 melalui Upacara Bendera. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Pemutaran Film Kebangsaan serta Resepsi Kemerdekaan pada malam harinya.

Achmad Muhlis menilai tantangan generasi muda saat ini telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan melalui pertempuran fisik, generasi saat ini menghadapi tantangan berupa kebodohan, disinformasi, intoleransi, hingga degradasi moral.

“Pendidikan kemerdekaan yang sejati tidak hanya melahirkan peserta didik yang mampu mengatakan ‘Saya merdeka’, tetapi juga manusia yang mampu bertanggung jawab atas kemerdekaannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *