BeritaDaerah

Sejumlah Ketua Organisasi Wartawan Pamekasan Titip Pesan kepada AKBP Wahyu Hidayat

996
×

Sejumlah Ketua Organisasi Wartawan Pamekasan Titip Pesan kepada AKBP Wahyu Hidayat

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Sejumlah ketua organisasi wartawan di Kabupaten Pamekasan menitipkan sejumlah pesan kepada AKBP Wahyu Hidayat yang kini mengemban amanah sebagai Kapolres Pamekasan.

Pesan tersebut berkaitan dengan keterbukaan informasi, komunikasi yang lebih terbuka, pelayanan yang setara, serta penguatan kemitraan profesional antara kepolisian dan insan pers.

Aspirasi itu diserap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Hairul Anam, pada Sabtu (15/8/2026). Sejumlah pimpinan organisasi wartawan menyampaikan catatan dan harapan agar menjadi perhatian dalam kepemimpinan AKBP Wahyu Hidayat.

Hairul Anam mengapresiasi berbagai masukan tersebut. Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers asal Madura itu mengaku selama ini telah berkomunikasi secara intens dengan AKBP Wahyu Hidayat, meski belum pernah bertemu secara langsung.

“Saya intens komunikasi dengan AKBP Wahyu Hidayat. Tapi, tidak pernah ketemu. Hanya sebatas komunikasi via chat WhatsApp,” ujar Hairul yang juga Dosen Ilmu Komunikasi UNIBA Madura.

Menurutnya, komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dan wartawan penting untuk membangun hubungan yang sehat sekaligus memastikan informasi publik dapat disampaikan secara akurat kepada masyarakat.

Ketua Forum Wartawan Pamekasan (FWP), Ongky Arista UA, menekankan pentingnya keterbukaan Kapolres dalam berkomunikasi dengan wartawan.

Menurutnya, jurnalis perlu memperoleh informasi langsung dari sumber utama agar pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan berimbang.

“Kami berharap agar Kapolres baru menerapkan gaya komunikasi terbuka,” tegas Ongky yang juga Wakil Ketua PWI Pamekasan.

Harapan serupa disampaikan Ketua Jurnalis Center Pamekasan (JCP), Achmad Jadid. Ia menilai keterbukaan informasi publik menjadi salah satu kunci untuk membangun sinergi yang harmonis antara kepolisian dan media.

“Hubungan yang terjalin baik antara kedua pihak akan berdampak positif pada kondusivitas wilayah Pamekasan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Jurnalis Muda Pamekasan (JMP), Luthfiyadi, mendorong adanya perubahan dan peningkatan transparansi di lingkungan Polres Pamekasan.

Ia berharap Kapolres mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam menjalankan tugas, memberikan perhatian terhadap laporan masyarakat yang belum terselesaikan, serta melakukan evaluasi terhadap jajaran kepolisian dari tingkat bawah hingga atas.

Menurut Luthfiyadi, langkah tersebut penting untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), M. Khairul Umam, mengingatkan agar perhatian Polres Pamekasan tidak hanya terfokus pada penanganan tindak pidana umum dan narkoba.

Dosen STAIFA Pamekasan itu mendorong kepolisian turut memberi perhatian terhadap persoalan lingkungan hidup, salah satunya penanganan sampah medis yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Ia juga mengingatkan AKBP Wahyu Hidayat agar memiliki mental yang kuat dalam menjalankan tugas di Pamekasan.

Menurutnya, dinamika sosial masyarakat di kabupaten tersebut cukup tinggi dibandingkan wilayah lain di Madura.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP), Sujak Lukman, menekankan pentingnya kemitraan yang setara antara kepolisian dan wartawan.

Ia berharap Polres Pamekasan memberikan pelayanan serta akses informasi secara adil kepada seluruh wartawan tanpa membedakan media besar maupun media kecil.

Sujak juga mendorong kolaborasi profesional dengan tetap berpegang pada aturan dan kode etik masing-masing. Wartawan harus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, sedangkan kepolisian tetap berpedoman pada Kode Etik Polri.

“Melalui kerja sama ini, polisi terbantu dalam menyebarkan informasi publik, sementara wartawan memperoleh data yang akurat dan cepat demi mencerdaskan masyarakat serta menjaga kondusivitas daerah,” tukasnya.

Berbagai pesan tersebut menjadi catatan bagi AKBP Wahyu Hidayat dalam memimpin Polres Pamekasan. Keterbukaan komunikasi, kesetaraan akses informasi, pelayanan yang profesional, serta kemitraan yang sehat diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan pers di Kabupaten Pamekasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *