BeritaDaerah

Sentuh Warga Miskin, Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rutilahu di Sumenep

896
×

Sentuh Warga Miskin, Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rutilahu di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan program Rutilahu kepada salah satu warga penerima manfaat di Sumenep. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Daja, RT 001 RW 001, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

Program ini menyasar lima warga kurang mampu agar dapat menempati rumah yang lebih layak.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur, Baznas Sumenep, serta badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov Jatim.

Khofifah mengatakan, sinergi lintas lembaga menjadi salah satu kunci untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

“Sinergitas antara Pemprov Jatim, Baznas Jatim, Baznas Sumenep, dan BUMD ini menjadi kunci dalam membantu masyarakat mendapatkan rumah yang layak huni,” ujarnya.

Dari lima penerima bantuan, empat warga masing-masing mendapatkan Rp25 juta. Sementara itu, Santi B. Ali memperoleh bantuan Rp40 juta untuk membangun kembali rumahnya dari awal.

Rinciannya, bantuan Rp25 juta untuk masing-masing penerima terdiri atas Rp20 juta dari Baznas Jatim dan Rp5 juta dari BUMD Pemprov Jatim.

Adapun bantuan untuk Santi bersumber dari Baznas Jatim sebesar Rp20 juta dan Baznas Sumenep sebesar Rp20 juta.

Selain Santi, penerima bantuan lainnya yakni Ach. Baidhowi Faisal dari Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan; Hamid dari Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto; serta Fatima dan Tihema yang berdomisili di Kecamatan Dasuk.

Berdasarkan data penerima, empat warga masuk kategori Desil 1 dan satu warga masuk Desil 2. Kategori desil digunakan untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan rumah tangga, dengan Desil 1 merujuk pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Melalui program Rutilahu ini, bantuan diharapkan dapat memperbaiki kondisi tempat tinggal warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *