BeritaDaerahPendidikan

Kreatif! Siswa MTs Kyai Mudrikah Sulap Barang Bekas Jadi Produk Sains

915
×

Kreatif! Siswa MTs Kyai Mudrikah Sulap Barang Bekas Jadi Produk Sains

Sebarkan artikel ini
Siswa kelas VII MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning memamerkan hasil karya sains berbahan barang bekas dalam pameran pembelajaran IPA di IBS PKMKK, Sumenep. Foto/Ist.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Siswa kelas VII MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengolah kreativitas menjadi karya sains melalui pameran 18 produk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Minggu (11/10/2026).

Beragam produk tersebut memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran. Selain menerapkan konsep sains, kegiatan ini juga melatih kemampuan komunikasi siswa dalam tiga bahasa, yakni Inggris, Arab, dan Korea.

Pameran berlangsung pukul 07.30–12.00 WIB di depan Gedung Utama IBS PKMKK dan dihadiri wali santri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program One Week Three Languages yang mengintegrasikan pembelajaran sains dengan keterampilan berbahasa asing.

Di bawah bimbingan guru IPA, Endang Sulastri, serta melalui kolaborasi dengan mahasiswa UIN Madura, siswa putra menampilkan delapan karya. Produk tersebut meliputi jembatan hidrolik, roket air, kincir air, roket gas, mesin hidrolik, kipas angin, perahu dinamo, dan ekskavator.

Adapun siswa putri memamerkan sepuluh karya, yakni kincir air, komidi putar, kincir angin, mobil derek, mesin hidrolik, penyedot debu, becak, mobil tenaga air, roket air, dan dispenser.

Melalui pembuatan produk tersebut, siswa didorong untuk memahami konsep IPA melalui praktik langsung. Mereka juga berlatih mempresentasikan cara kerja produk, mengembangkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri.

Kepala MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Dr. Heni Listiana, mengapresiasi kegiatan outing class yang memadukan pembelajaran IPA dengan pendampingan guru bahasa asing.

Menurut dia, kolaborasi lintas mata pelajaran membuat proses belajar lebih kontekstual. Kehadiran wali santri juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi keluarga dan madrasah dalam mendukung perkembangan kompetensi siswa.

Sementara itu, Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. Achmad Muhlis, MA, menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi guru, siswa, dan orang tua.

“Apa pun materinya, pembelajaran seharusnya dapat dikemas seperti outing class: guru enjoy, santri enjoy, dan wali santri turut menikmati perkembangan putra-putrinya. Inilah semangat Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama RI,” ujarnya.

Achmad Muhlis menambahkan, pemanfaatan barang bekas dan pembiasaan menjaga kebersihan juga menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut dia, merawat bumi merupakan tanggung jawab moral yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keagamaan.

Melalui pameran ini, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning dan IBS PKMKK berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong siswa menghasilkan karya, berkomunikasi dengan baik, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *