BeritaDaerahPendidikan

Ketua Senat UIN Madura Apresiasi Tiga Tim Peneliti Lolos Pendanaan MoRA The AIR Funds 2026

893
×

Ketua Senat UIN Madura Apresiasi Tiga Tim Peneliti Lolos Pendanaan MoRA The AIR Funds 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua Senat UIN Madura, Achmad Muhlis. Foto/Ist.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Ketua Senat UIN Madura, Achmad Muhlis, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Madura beserta seluruh tim dan pihak yang berkontribusi atas keberhasilan tiga tim peneliti UIN Madura memperoleh pendanaan dalam program MoRA The AIR Funds (Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit) Tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi UIN Madura karena untuk pertama kalinya perguruan tinggi tersebut berhasil memperoleh pendanaan dalam program tersebut.

Menurut Achmad Muhlis, keberhasilan tiga tim peneliti itu menunjukkan semakin terbukanya ruang kontribusi akademik UIN Madura dalam ekosistem riset nasional.

Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari kerja akademik yang dibangun melalui ketekunan, kolaborasi, integritas ilmiah, serta keberanian menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Riset perguruan tinggi memiliki dimensi epistemologis sekaligus sosial. Pengetahuan yang diproduksi di ruang akademik memperoleh makna ketika mampu membaca persoalan secara kritis, menawarkan pemahaman yang lebih mendalam, serta memberi kontribusi terhadap penyelesaian persoalan kemanusiaan dan pembangunan,” ujar Achmad Muhlis.

Karena itu, capaian tiga tim peneliti tersebut diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat budaya riset dan tradisi akademik di lingkungan UIN Madura.

Selain mengapresiasi capaian di bidang riset, Achmad Muhlis juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Madura beserta seluruh tim atas terbitnya Izin Operasional Program Studi Statistika Program Sarjana.

Izin tersebut diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1027/B/0/2026 tertanggal 14 September 2026.

Achmad Muhlis menyebut kehadiran Program Studi Statistika menjadi bagian dari perluasan horizon keilmuan UIN Madura dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran program studi tersebut menandai perluasan horizon keilmuan UIN Madura dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat yang semakin bertumpu pada kemampuan membaca serta mengolah data secara kritis dan bertanggung jawab,” katanya.

Guru Besar Sosiologi Pendidikan Islam itu menambahkan, penguatan riset dan pembukaan program studi baru merupakan bagian dari proses institusionalisasi pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari perubahan sosial. Kampus berada di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang sehingga kualitas kelembagaan, mutu akademik, produktivitas penelitian, serta relevansi program pendidikan menjadi fondasi penting.

Hal tersebut diperlukan agar UIN Madura mampu menjalankan mandat keilmuannya secara adaptif, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan.

Achmad Muhlis menegaskan, setiap capaian kelembagaan harus dipandang sebagai amanah yang perlu diterjemahkan menjadi manfaat yang lebih luas.

Prestasi dalam bidang riset dan pengembangan akademik, kata dia, akan memiliki nilai lebih ketika mampu memperkuat kualitas pendidikan, memperluas akses terhadap pengetahuan, meningkatkan kapasitas sivitas akademika, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, berbagai capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian administratif, tetapi menjadi bagian dari perjalanan membangun ekosistem akademik UIN Madura yang produktif, reflektif, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Atas berbagai capaian itu, Ketua Senat UIN Madura turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan, lembaga, tim peneliti, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi.

Ia berharap momentum tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat pendidikan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berintegritas.

“Semoga capaian ini semakin meneguhkan UIN Madura sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang mampu mempertemukan tradisi keilmuan, inovasi, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan umat dalam menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *