BeritaDaerah

Bekali Santri dan Mahasiswa, LensaMadura.com Buka Ruang Belajar Jurnalistik

1027
×

Bekali Santri dan Mahasiswa, LensaMadura.com Buka Ruang Belajar Jurnalistik

Sebarkan artikel ini
Para peserta Ngaji Jurnalistik LensaMadura.com yang terdiri dari santri, mahasiswa, dan pegiat literasi mengikuti kegiatan di Auditorium STIT Aqidah Usymuni, Sumenep. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Media online LensaMadura.com menggelar Ngaji Jurnalistik di Auditorium STIT Aqidah Usymuni, Sumenep, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi santri, mahasiswa, dan pegiat literasi untuk mengenal dasar-dasar jurnalistik serta mengasah kemampuan menulis.

Komisioner Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep, Ahmad Ainol Horri, hadir sebagai pemateri. Ia menjelaskan bahwa jurnalistik tidak sekadar menulis, tetapi juga mencakup proses mengumpulkan, mengolah, memverifikasi, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab kepada publik.

Dalam pemaparannya, Horri membahas dasar-dasar jurnalistik, mulai dari pengertian dan unsur berita hingga teknik menyusun informasi agar mudah dipahami pembaca.

Ia juga menguraikan perbedaan berita dan opini. Menurutnya, berita harus bertumpu pada fakta yang dapat diverifikasi, sedangkan opini memuat pandangan atau penilaian penulis terhadap suatu persoalan.

Horri turut mendorong peserta membiasakan diri membaca dan menulis. Kemampuan literasi dinilai penting agar masyarakat tidak mudah menerima ataupun menyebarkan informasi tanpa memeriksa kebenarannya terlebih dahulu.

“Menulis itu adalah cara bagaimana kita memahami informasi, memeriksa fakta, kemudian menyampaikannya secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi LensaMadura.com, M Rifqiyadi, mengatakan Ngaji Jurnalistik digelar untuk memperluas akses pembelajaran jurnalistik, khususnya bagi kalangan santri dan mahasiswa.

Menurutnya, generasi muda memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menghasilkan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Literasi tidak cukup hanya dengan membaca. Harus ada keberanian untuk menulis dan menyampaikan gagasan. Karena itu kami ingin membuka ruang belajar jurnalistik yang dekat dengan santri, mahasiswa, dan pegiat literasi,” ujar Rifqiyadi.

Kegiatan tersebut diikuti santri dan santriwati Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, mahasiswa, serta pegiat literasi. Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan seputar praktik jurnalistik dan berbagai kendala yang dihadapi saat menulis.

Melalui kegiatan ini, LensaMadura.com berupaya mendorong tumbuhnya budaya literasi sekaligus mengenalkan praktik jurnalistik yang mengedepankan fakta, verifikasi, dan tanggung jawab kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *