BeritaDaerahOlahraga

Laskar Sape Kerrab Kehilangan Mesin Gol, Junior Brandao Resmi Berpisah

655
×

Laskar Sape Kerrab Kehilangan Mesin Gol, Junior Brandao Resmi Berpisah

Sebarkan artikel ini
Striker asal Brasil, Junior Brandao, resmi meninggalkan Madura United dengan torehan delapan gol sepanjang membela Laskar Sape Kerrab. Foto/Kliktimes.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – Madura United resmi melepas penyerang asal Brasil, Junior Brandao, setelah kebersamaan keduanya berakhir jelang bergulirnya kompetisi musim baru. Kepergian sang bomber menandai berakhirnya kiprah singkat, namun penuh arti, bersama Laskar Sape Kerrab.

Meski baru bergabung pada putaran kedua musim lalu, Brandao mampu beradaptasi dengan cepat. Ketajamannya di depan gawang membuatnya langsung menjadi andalan di lini serang Madura United.

Selama mengenakan jersey loreng merah-putih, striker berusia 30 tahun itu sukses mencetak delapan gol. Torehan tersebut menjadi kontribusi penting dalam perjalanan Madura United mengarungi kompetisi musim lalu.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Brandao selama memperkuat tim kebanggaan masyarakat Madura.

“Datang sebagai jawaban, pergi meninggalkan kenangan. Terima kasih yang setinggi-tingginya untuk Junior Brandao. Bergabung di pertengahan musim bukanlah hal yang mudah, namun dedikasi dan kontribusi nyata lewat sumbangan delapan gol krusial telah menjadi bagian penting dari perjalanan klub musim ini,” ujar Annisa.

Menurut Annisa, Brandao tidak hanya meninggalkan catatan statistik yang impresif, tetapi juga menunjukkan komitmen dan profesionalisme sejak hari pertama berseragam Madura United.

“Terima kasih atas profesionalisme luar biasa yang telah ditunjukkan. Meski kisahnya singkat, namun gemuruh selebrasimu akan selalu menggema di Madura. Sukses di labuhan barumu,” katanya.

Kepergian Brandao tentu menjadi kehilangan bagi Laskar Sape Kerrab. Delapan gol yang dicetaknya menjadi bukti bahwa kehadirannya memberi warna tersendiri di lini depan Madura United, meski hanya memperkuat tim dalam waktu yang relatif singkat.

Kini, Madura United dan Junior Brandao memilih melanjutkan perjalanan masing-masing. Namun, kontribusi sang bomber asal Brasil akan tetap dikenang oleh K-Conk Mania dan Taretan Dhibik sebagai bagian dari cerita perjalanan Laskar Sape Kerrab musim lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *