Bappeda
DKPP
RSUD
TANI
BeritaBisnisDaerahEkonomi

HIPMI Pamekasan Gelar Economic Fest 2026, 70 UMKM Unjuk Gigi di Arek Lancor

275
×

HIPMI Pamekasan Gelar Economic Fest 2026, 70 UMKM Unjuk Gigi di Arek Lancor

Sebarkan artikel ini
HIPMI Pamekasan membuka Economic Fest 2026 di kawasan Arek Lancor, Pamekasan, Senin (1/6/2026). Foto/Ist.

PAMEKASAN | KLIKTIMES.ID – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan resmi membuka Economic Fest 2026 di kawasan Arek Lancor, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Juni 2026 tersebut menjadi ajang promosi sekaligus penguatan kapasitas bagi puluhan pelaku usaha lokal.

Sebanyak 70 pelaku UMKM ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di salah satu pusat keramaian Kota Pamekasan itu. Beragam produk unggulan daerah dipamerkan mulai dari kuliner, fesyen hingga produk kreatif lainnya.

Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusyairi, mengatakan Economic Fest 2026 bukan sekadar kegiatan pameran usaha.

Menurutnya, agenda tersebut merupakan upaya nyata untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sekaligus memperkuat peran pelaku usaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Kusyairi.

Ia menilai Pamekasan memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah bagaimana membantu pelaku usaha kecil agar mampu berkembang dan naik kelas.

Karena itu, HIPMI Pamekasan berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berfokus pada peningkatan kapasitas serta memperluas konektivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Kusyairi, Economic Fest diharapkan menjadi pintu pembuka lahirnya ruang-ruang baru yang mampu mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.

“Harapan kami setelah kegiatan ini ada wadah yang dapat membantu teman-teman UMKM terus berkembang dan semakin maju,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pelaku usaha di Pamekasan tidak boleh hanya berkembang di pasar lokal. UMKM harus mulai membangun jaringan yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Pamekasan tidak boleh hanya besar di daerahnya sendiri. Kita harus mampu membangun jejaring dengan kabupaten lain di Jawa Timur, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, HIPMI Pamekasan bertekad membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha. Tak hanya itu, berbagai komoditas unggulan daerah juga didorong agar mampu menembus pasar ekspor.

Kusyairi menambahkan, generasi muda yang terjun ke dunia usaha masih membutuhkan banyak pendampingan dan bimbingan agar dapat berkembang lebih cepat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Anak-anak muda masih membutuhkan banyak masukan dan bimbingan agar terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *