BeritaDaerahPendidikan

KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan

17
×

KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan

Sebarkan artikel ini
Pelantikan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sumenep periode 2026–2029 di Ballroom Hotel Myze. Foto/Boy.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep periode 2026–2029 resmi dilantik di Ballroom Hotel Myze, Rabu (13/5/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri jajaran kepala OPD, instansi pemerintah, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, hingga unsur kemahasiswaan di Kabupaten Sumenep.

Ketua KNPI Sumenep, Khairul Umam, dalam sambutannya menekankan pentingnya nasionalisme dan kualitas generasi muda sebagai fondasi utama kekuatan bangsa.

Menurut dia, kemajuan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh teknologi, kekuatan ekonomi, maupun persenjataan, melainkan juga kualitas jiwa masyarakatnya.

“Kalau jiwa bangsanya rapuh, negaranya juga akan rapuh,” ujar Khairul Umam.

Pria yang akrab disapa Umam itu menilai pemuda harus mengambil peran lebih besar sebagai penjaga semangat kebangsaan di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman.

Karena itu, KNPI Sumenep ingin memosisikan diri sebagai ruang bersama untuk membangun karakter, pola pikir, serta gerakan sosial generasi muda.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tersebut menegaskan, KNPI tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi harus mampu melahirkan gagasan dan aksi nyata bagi pembangunan daerah.

“Ia ingin KNPI menjadi tempat lahirnya diskusi, gerakan sosial, dan pemikiran yang hidup untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

“Harus ada diskusi, ada aksi, ada pemikiran yang hidup. KNPI harus jadi simpul kolaborasi untuk pembangunan Sumenep,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Umam juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep yang menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 12 tentang Rencana Aksi Daerah Indeks Pembangunan Pemuda.

Menurut dia, regulasi tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan kapasitas generasi muda di daerah.

“Regulasi ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan kapasitas generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD KNPI Jawa Timur, Nur Faisal, mengingatkan pengurus baru agar tidak hanya fokus membesarkan nama KNPI, tetapi juga memperkuat organisasi kepemudaan yang berhimpun di dalamnya.

“KNPI itu rumah bersama organisasi kepemudaan. Jangan sampai KNPI-nya besar, tapi organisasi yang berhimpun di dalamnya malah ditinggal,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengatakan sejarah Indonesia selalu menempatkan pemuda sebagai motor perubahan.

Karena itu, pemerintah berharap KNPI mampu melahirkan generasi muda yang inovatif serta mampu menjawab kebutuhan daerah.

Menurut Agus, sejumlah sektor strategis, termasuk pariwisata di Sumenep, membutuhkan keterlibatan anak muda yang kreatif dan memiliki daya saing.

“Pemuda harus hadir membawa inovasi dan bersinergi dengan pembangunan daerah,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *