BeritaDaerah

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Pilih Gowes ke Kantor, Gerakan Hemat BBM Mulai di Gas

32
×

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Pilih Gowes ke Kantor, Gerakan Hemat BBM Mulai di Gas

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumenep, Hosnan Abrory, bersepeda menuju Kantor DPRD Sumenep sebagai bagian dari gerakan penghematan BBM. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mulai menggerakkan kebijakan penghematan energi dengan mendorong anggotanya bersepeda ke kantor. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurangi emisi kendaraan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumenep, Hosnan Abrory, menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak sekadar imbauan, melainkan mulai diterapkan secara bertahap di internal fraksi.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung efisiensi energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada BBM,” ujarnya di Sumenep, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, penerapan gowes ke kantor dilakukan dengan skema dua hingga tiga hari dalam sepekan. Menurutnya, pola ini realistis untuk membangun kebiasaan baru tanpa mengganggu aktivitas kedewanan.

Hosnan menilai, gerakan bersepeda memiliki dampak ganda. Selain menghemat energi, juga berkontribusi langsung terhadap penurunan emisi kendaraan bermotor yang selama ini terus meningkat.

“Ini bukan hanya soal BBM, tapi juga soal lingkungan. Kalau dilakukan bersama, efeknya akan terasa,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari respons konkret terhadap isu energi yang semakin krusial. Ia meyakini perubahan kecil akan berdampak besar jika dilakukan secara kolektif dan konsisten.

“Perubahan itu tidak harus besar. Justru dari kebiasaan sederhana seperti ini, dampaknya bisa meluas,” tegasnya.

Sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Sumenep, kata dia, sudah mulai menjalankan kebijakan tersebut dengan bersepeda ke kantor. Selain memberi contoh, aktivitas ini juga dinilai memperkuat kebersamaan antaranggota di luar rutinitas formal.

Hosnan juga menyoroti manfaat kesehatan dari kebiasaan bersepeda. Ia mengaku telah lama menjadikan sepeda sebagai bagian dari aktivitas harian karena dinilai efektif menjaga kebugaran.

“Bersepeda itu sederhana, tapi manfaatnya besar. Tubuh lebih sehat, pikiran juga lebih segar dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia berharap langkah yang dimulai dari internal fraksi ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Kalau ini dilakukan secara luas, dampaknya akan signifikan, baik untuk penghematan energi maupun kualitas lingkungan,” pungkasnya.

Penting diketahui, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mendorong penggunaan transportasi non-BBM, seperti sepeda dan berjalan kaki, terutama bagi pegawai dengan jarak tempuh dekat, sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup hemat energi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *