Berita

Proyek Kandang Budidaya Sapi di Rajun Diduga Mangkrak, Pemuda Soroti Transparansi Dana Desa

70
×

Proyek Kandang Budidaya Sapi di Rajun Diduga Mangkrak, Pemuda Soroti Transparansi Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Proyek budidaya kandang sapi di Desa Rajun, Pasongsongan Sumenep terlihat mangkrak. Foto/As.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Proyek kandang budidaya sapi di Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menjadi perhatian publik. Bangunan yang telah berdiri sejak 2025 tersebut hingga kini belum juga difungsikan sebagaimana mestinya.

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan, kandang yang direncanakan sebagai pusat pengembangan peternakan desa itu belum menunjukkan aktivitas operasional. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait keberlanjutan program yang sebelumnya diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Rajun, Jannatin, masih belum membuahkan hasil. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang disampaikan kepada publik.

Salah satu pemuda desa, Asroful Maghfur, menilai program tersebut seharusnya memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Ia menyebut, keberadaan kandang budidaya sapi bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat desa.

“Seharusnya ini bisa menjadi penggerak ekonomi warga. Jika dikelola serius, dampaknya tentu besar bagi peningkatan pendapatan desa,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, instansi terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Inspektorat Kabupaten Sumenep perlu turun tangan memastikan pengelolaan berjalan sesuai aturan.

“Kami berharap ada kejelasan terkait penggunaan anggaran dan realisasi programnya. Ini penting agar tidak menimbulkan dugaan di masyarakat,” tegasnya.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kebijakan prioritas penggunaan Dana Desa juga mendorong penguatan sektor ketahanan pangan, termasuk melalui program peternakan produktif.

Dengan kondisi yang belum menunjukkan pemanfaatan optimal, masyarakat berharap pemerintah desa segera memberikan penjelasan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci agar program desa benar-benar berdampak bagi kesejahteraan warga.

Sementara itu, Kliktimes masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Rajun, meski hingga kini terkendala keterbatasan akses komunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *