Berita

Pemkab Sumenep Tancap Gas di 2026, Fokus SDM, Ekonomi hingga Infrastruktur Kepulauan

22
×

Pemkab Sumenep Tancap Gas di 2026, Fokus SDM, Ekonomi hingga Infrastruktur Kepulauan

Sebarkan artikel ini
Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tancap gas dalam memperkuat pembangunan berkelanjutan pada 2026. Tahun depan, arah pembangunan daerah dipayungi tema besar “Memantapkan Stabilisasi Kemandirian dan Daya Saing SDM, Ekonomi Daerah, serta Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat yang Adil dan Merata.”

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menyebutkan bahwa tema tersebut diterjemahkan ke dalam enam prioritas pembangunan utama yang dirancang saling terintegrasi dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu fokus awal adalah penguatan kemandirian masyarakat, terutama melalui stabilisasi daya beli dan peningkatan pendapatan. Upaya ini ditempuh dengan mendorong sektor-sektor unggulan daerah serta memperkuat ekonomi kerakyatan.

Berbagai program pun disiapkan, mulai dari bantuan sarana dan prasarana penunjang di sektor pertanian, ketahanan pangan, perikanan, pariwisata, hingga perdagangan. Pemerintah juga mengoptimalkan program padat karya sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

“Selain itu, juga akan dilakukan pemberdayaan masyarakat dengan pola padat karya,” kata Arif, Senin (19/1/2026).

Tak kalah penting, Pemkab Sumenep menaruh perhatian besar pada kesiapan tenaga kerja agar selaras dengan kebutuhan pasar. Pelatihan berbasis kompetensi dan pengembangan kewirausahaan, khususnya bagi generasi muda, menjadi langkah strategis yang akan diperkuat.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memantapkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mandiri, dan sejahtera. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang merata, mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Sumenep menyiapkan peningkatan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta penguatan budaya literasi di seluruh jenjang pendidikan.

Sementara di bidang kesehatan, fokus diarahkan pada peningkatan akses dan kualitas layanan, termasuk pemerataan tenaga kesehatan dan penyediaan dokter spesialis terutama untuk wilayah kepulauan.

“Kami juga akan meningkatkan kualitas tata kelola layanan, memperkuat pelayanan promotif dan preventif, serta mengoptimalkan layanan Universal Health Coverage atau UHC,” jelas Arif.

Pembangunan infrastruktur pun tetap menjadi prioritas strategis. Pada 2026, Pemkab Sumenep menargetkan pemerataan pembangunan infrastruktur daratan dan kepulauan yang berkualitas, tertata, unggul, serta berwawasan lingkungan.

Langkah konkret yang disiapkan antara lain penguatan infrastruktur pendukung ekonomi dan layanan dasar, peningkatan konektivitas antarwilayah, pengelolaan persampahan dan limbah B3, hingga penguatan mitigasi bencana.

Tak hanya pembangunan fisik, Pemkab Sumenep juga menaruh perhatian pada stabilitas keamanan serta ketentraman sosial dan politik. Upaya ini ditempuh melalui penguatan peran forum kerukunan umat beragama, serta sinergi Forkopimda, OPD, dan masyarakat.

Bahkan, pemerintah daerah mencanangkan revitalisasi layanan Si-Lapor 112 sebagai sistem layanan darurat terpadu yang responsif untuk mendukung deteksi dini dan percepatan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami berkomitmen meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehadiran pemerintah daerah,” tegas Arif.

Sebagai prioritas terakhir, Pemkab Sumenep bertekad memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas SDM aparatur, penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, serta optimalisasi pemanfaatan sistem informasi pemerintahan.

“Seluruh program ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Sumenep dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *